By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

Agro Redaksi

Redaksi Malang Raya

Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Reading: Upacara Kemerdekaan Indonesia di UMM: Ribuan Baju Adat hingga Makanan Daerah
Share
Font ResizerAa
Agro RedaksiAgro Redaksi
Search
  • Agro Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara Batu
  • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Have an existing account? Sign In
Follow US
Agro Redaksi > Blog > Pendidikan > Upacara Kemerdekaan Indonesia di UMM: Ribuan Baju Adat hingga Makanan Daerah
Pendidikan

Upacara Kemerdekaan Indonesia di UMM: Ribuan Baju Adat hingga Makanan Daerah

akbar
Last updated: August 17, 2025 6:48 am
akbar
Published: August 17, 2025
Share
SHARE

Agroredaksi.com-Ribuan baju adat dikenakan oleh sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), 17 Agustus 2025. Ini menjadi bukti semangat kebangsaan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Baju adat yang dikenakan sangat beragam, mulai dari Aceh hingga Papua. Bahkan ada yang mengenakan baju profesi, aladin, baju belanda zaman sebelum merdeka, dan lain sebagainya.

Momentum bersejarah ini menjadi pengingat atas perjuangan para pahlawan bangsa sekaligus pemicu bagi sivitas akademika UMM untuk memberikan kontribusi nyata dalam memajukan bangsa melalui pendidikan tinggi yang berdampak. UMM juga mendorong UMKM sekitar dengan membeli dan menyediakan ribuan makanan daerah. Mulai dari soto, rawon, dan lainnya yang bisa diambil usai melaksanakan upacara kemerdekaan.

Dalam refleksinya, Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menegaskan bahwa aktualisasi semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam bentuk dedikasi dan pengabdian di berbagai bidang, utamanya pendidikan Perguruan Tinggi. “UMM memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi emas yang tak hanya berilmu, tetapi juga berdaya saing tinggi dan berkarakter yang kuat,” katanya.

Berdasarkan data BPS tahun 2024, Indonesia tengah berada pada fase bonus demografi dengan 68% penduduk usia produktif dari toral 286 juta jiwa. Angka ini diproyeksikan meningkat hingga 70% pada periode 2030-2045, yang digadang-gadang sebagai puncak bomus demografi RI. Ini merupakan momentum emas untuk melahirkan bangsa yang mandiri, inovatif, serta mampu menghasilkan kemajuan signifikan di berbagai sektor kehidupan

Lebih lanjut, Nazar juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai modal utama. Program-program pendidikan harus berfokus pada penguasaan teknologi, inovasi, kreativitas, pelatihan keterampilan, hingga pemebentukan etos kerja yang kokoh. Tak hanya itu, menurutnya pembangunan berkelanjutan dalam bidang kesehatan, lingkungan serta kepemimpinan dan manajerial juga menjadi prasyarat bagi bangsa yang maju.

“Jika tekad ini diwujudkan dengan sungguh-sungguh, kita optimistis indeks modal manusia Indonesia dapat meningkat dari 0,56 menjadi 0,73 di masa mendatang. Tantangan terbesar tentu adalah penciptaan lapangan kerja produktif di tengah ketidakpastian ekonomi global,” demikian ujar Nazar melanjutkan.

Era disrupsi dan digitalisasi yang menuntut generasi muda untuk lebih adaptif, kreatif, dan inovatif, adalah satu keniscayaan. Hal ini hanya dapat dicapai melalui proses pendidikan tinggi yang berkualitas tinggi dan kolaboratif. Nazar berharap, UMM dapat menjadi pusat lahirnya energi kolektif bangsa untuk menghadapi perubahan zaman.

Di sisi lain, UMM juga mengapresiasi penuh pencapaian dan dedikasi sivitas akademika yang telah berbakti pada bangsa melalui tenaga, inovasi, dan jasa. Untuk itu, beragam penghargaan dengan berbagai kategori. Mulai kategori dosen berprestasi tahun 2025, tenaga kependidikan berprestasi, program studi dengan kinerja keuangan terbaik, dan lain sebagainya.

Untuk itu, melalui semangat pergerakan Muhammadiyah, UMM berkomitmen mengubah bonus demografi menjadi peluang yang besar. Harapannya, cita-cita Indonesia Emas 2045 bukan hanya sekedar wacana, melainkan kenyataan yang diraih melalui kerja keras, dedikasi, serta Ridho Allah SWT. (Sfl)

Potensi Energi Geotermal Indonesia di Kawasan Ring of Fire yang Belum Teroptimalkan
Refleksi Akhir Tahun, UMM Mantapkan Arah sebagai Kampus Islami
Pesan OJK Pusat untuk Wisudawan UMM, Berdayakan UMKM dan Inovasi Pembiayaan Digital
Pemkot Batu Siapkan Generasi Emas 2045, 400 Pendaftar Berebut Beasiswa 1.000 Sarjana
UMM Berbagi Untuk Negeri, Bangun Instalasi Air Bersih di Maninjau*
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News
Pendidikan

Gandeng Industri, UB Bekali Mahasiswa Instrumentasi dengan Praktik Teknologi PLC-HMI

akbar
akbar
October 14, 2026
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ziarah dan Kirim Doa di Makam Mbah Batu
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Kadisparta Kota Batu Apresiasi Diskon 50 Persen JTP Group, Ajak Pelaku Wisata Beri Promo HUT Kota
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Rayakan HUT ke-25 Kota Batu, Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Warga Lokal

Kategori

  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
- Advertisement -
Ad imageAd image
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
© Agro Redaksi. by carabellijuliet.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up