By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

Agro Redaksi

Redaksi Malang Raya

Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Reading: Mahasiswa UMM Teliti Energi Alternatif dari Limbah Ranting
Share
Font ResizerAa
Agro RedaksiAgro Redaksi
Search
  • Agro Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara Batu
  • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Have an existing account? Sign In
Follow US
Agro Redaksi > Blog > Pendidikan > Mahasiswa UMM Teliti Energi Alternatif dari Limbah Ranting
Pendidikan

Mahasiswa UMM Teliti Energi Alternatif dari Limbah Ranting

akbar
Last updated: October 8, 2025 12:58 am
akbar
Published: October 8, 2025
Share
SHARE

Agroredaksi.com-Siapa sangka, ranting kopi dan alpukat yang biasa menjadi limbah pangkasan, kini berpotensi menjadi solusi di tengah kelangkaan gas elpiji (LPG) yang kerap melanda masyarakat, terutama di kawasan pedesaan.

Di tengah isu pemanasan global dan tantangan kelangkaan energi, sekelompok mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa – Riset Eksakta (PKM-RE) menghadirkan inovasi yang menjanjikan. Mereka meneliti potensi pelet biomassa dari limbah tanaman sebagai sumber energi alternatif bagi masyarakat desa hutan di Malang.

Tim yang diketuai oleh Bangkit Utomo Putro dan dibimbing oleh Naresvara Nircela Pradipta, S.Hut., M.Sc ini beranggotakan I Gusti Agung Ayu Ary Indah Febriani, Kevin Abimanyu Prakoso, Muhammad Nur Fajar, dan Nina Febriansari. Riset mereka berjudul “Eksplorasi Sifat Psiko-termal dan Flame Emission Spectrum Pelet Biomassa Spesies Fast Growing di Malang sebagai Energi Alternatif Masyarakat Desa Hutan” kini telah mencapai 80% progres pengerjaan.

Latar belakang penelitian ini berangkat dari dua masalah krusial. Secara global, ancaman pemanasan global akibat peningkatan gas rumah kaca (GRK), khususnya CO₂, menjadi perhatian serius. Hal ini mendorong lahirnya program mitigasi seperti FOLU (Forestry and Other Land Use) NET SINK 2030, yang diadopsi pemerintah melalui Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Malang dengan program penanaman tanaman fungsional sejak 2019 yang melibatkan 133 desa hutan di wilayah Malang.

Namun, di tingkat lokal, masyarakat desa hutan justru menghadapi masalah baru: kelangkaan gas elpiji yang menjadi sumber energi utama rumah tangga. Melihat potensi sumber daya alam yang melimpah dari program penanaman tersebut, tim ini melihat solusi di depan mata.

“Kami melihat ada dua masalah yang saling berkaitan: krisis lingkungan secara luas dan kelangkaan energi di tingkat desa. Melalui riset ini, kami ingin membuktikan bahwa limbah pangkasan dari tanaman fungsional yang sudah ada di desa hutan, seperti cabang dan ranting, bisa menjadi solusi energi yang efektif dan lebih ramah lingkungan,” ujar Bangkit Utomo Putro, ketua tim.

Inovasi ini memanfaatkan biomassa hasil pangkasan (prunning) seperti cabang, ranting, dan daun untuk diolah menjadi pelet bahan bakar. Meski demikian, tim menyadari bahwa tidak semua jenis tanaman menghasilkan emisi yang baik untuk kesehatan, sehingga penelitian mendalam mutlak diperlukan.

Hasil uji coba awal menunjukkan temuan yang signifikan. Pada parameter kadar air, yang menentukan efektivitas pembakaran, pelet dari cabang alpukat menunjukkan kadar air tertinggi (27,33%). Kadar air yang tinggi dapat mengurangi panas yang dihasilkan.

Sebaliknya, pada parameter kadar abu, yang mengindikasikan residu sisa pembakaran dan potensi emisi, pelet dari cabang kopi menunjukkan hasil terbaik. Dengan kadar abu hanya 3,2%, pelet cabang kopi memiliki residu paling rendah dan signifikan dibandingkan jenis lainnya, bahkan hampir menyamai kontrol. Hasil ini mengindikasikan pelet dari cabang kopi lebih bersih dan memiliki performa pembakaran yang lebih baik.

Melalui program ini, tim berharap dapat membantu masyarakat desa hutan mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan menekan emisi karbon yang berlebihan. Selain itu, Ia juga berharap tim-nya bisa terus kompak untuk menghasilkan inovasi-inovasi berikutnya. (Sfl/)

Kampus Berdampak, UMM Kirim Puluhan Relawan ke Sumatera Barat
Gelar Doktor Diraih Dhenis Nurul Farida, Dosen dan ASN ATV Diskominfo Kota Batu
Pemkot Batu Siapkan Generasi Emas 2045, 400 Pendaftar Berebut Beasiswa 1.000 Sarjana
Ribuan Porsi Buka Puasa Hangatkan Kebersamaan Jamaah di Masjid Raden Patah UB
Humas UMM Jadi Humas Kampus Terbaik se-Jatim
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News
Pendidikan

Gandeng Industri, UB Bekali Mahasiswa Instrumentasi dengan Praktik Teknologi PLC-HMI

akbar
akbar
October 14, 2026
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ziarah dan Kirim Doa di Makam Mbah Batu
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Kadisparta Kota Batu Apresiasi Diskon 50 Persen JTP Group, Ajak Pelaku Wisata Beri Promo HUT Kota
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Rayakan HUT ke-25 Kota Batu, Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Warga Lokal

Kategori

  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
- Advertisement -
Ad imageAd image
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
© Agro Redaksi. by carabellijuliet.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up