Agroredaksi com-BATU – Pemerintah Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu, memastikan pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah rampung 100 persen. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung perkembangan UMKM desa.

Kepala Desa Sumberejo, Drs Riyanto, menyampaikan pembangunan gedung KDMP telah selesai sesuai standar yang ditentukan pihak pelaksana. Pemerintah desa sendiri menyiapkan lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi untuk pembangunan gerai koperasi tersebut.Senin(25/05/26).
“Alhamdulillah untuk pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih ini sudah 100 persen. Ukuran dan model bangunan sudah sesuai standar. Desa hanya menyiapkan lahan sekitar 1.000 meter untuk pembangunan gerai,” ujar Riyanto.

Selain bangunan utama yang telah selesai, Pemerintah Desa Sumberejo juga telah menerima sejumlah fasilitas pendukung operasional. Di antaranya satu unit truk operasional, dan menunggu satu unit Pick up dan satu unit kendaraan roda tiga,serta menunggu perlengkapan interior seperti rak, meja, dan fasilitas pendukung lainnya .Namun demikian, sejumlah fasilitas tersebut hingga kini masih belum dipasang secara penuh di dalam gedung. Pemerintah desa memilih menunggu seluruh kelengkapan datang agar pemasangan dapat dilakukan sekaligus dan lebih maksimal.
“Gedungnya sudah siap, truk sudah ada, tinggal kelengkapan fasilitas dan pengisian di dalamnya. Kami menunggu semuanya lengkap agar nanti bisa langsung digunakan secara maksimal,” katanya.

Nantinya, KDMP Desa Sumberejo tidak hanya menyediakan layanan penjualan sembako, tetapi juga berbagai unit usaha lainnya yang menyentuh kebutuhan masyarakat desa. Di antaranya klinik kesehatan, penjualan pupuk dan obat pertanian, penyimpanan gas, hingga ruang bagi UMKM lokal untuk memasarkan produknya.Menurut Riyanto, keberadaan koperasi ini diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa sekaligus mengangkat potensi pelaku UMKM setempat.
“Kami ingin UMKM desa ikut meramaikan koperasi ini. Harapannya bisa menjadi pemberdayaan ekonomi masyarakat dan meningkatkan perekonomian desa secara bersama-sama,” jelasnya.
Selain itu, KDMP juga direncanakan memiliki layanan simpan pinjam yang nantinya akan bersinergi dengan koperasi-koperasi yang sudah ada di Desa Sumberejo, termasuk koperasi wanita dan koperasi sosial masyarakat.
“Insya Allah ada layanan simpan pinjam. Nanti bisa bekerja sama dengan koperasi yang sudah berjalan di desa agar saling mendukung dan menghidupkan Koperasi Desa Merah Putih ini,” tambahnya.
Terkait tenaga kerja, Riyanto mengaku hingga kini pemerintah desa masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat mengenai jumlah serta mekanisme perekrutan karyawan dan manajemen koperasi.
“Untuk jumlah karyawan masih menunggu arahan dari pusat. Informasinya nanti akan ada proses perekrutan manajer dan tenaga operasional yang ditempatkan di masing-masing desa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pada masa awal operasional nanti KDMP akan mendapat pendampingan selama sekitar satu hingga satu setengah tahun dari PT agrinas agar pengelolaan koperasi dapat berjalan optimal dan mandiri.
Dengan kesiapan gedung dan berbagai unit usaha yang akan dijalankan, Pemerintah Desa Sumberejo optimistis KDMP mampu menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Sfl)

