Agroredaksi.com – Gelaran Kejuaraan Bulutangkis Walikota Batu Open 2025 resmi berakhir pada Minggu malam (9/11) di GOR Ganesha, Kota Batu. Penutupan berlangsung meriah dengan penyematan medali dan penyerahan hadiah langsung oleh Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, kepada para juara dari 16 nomor pertandingan yang telah dipertandingkan sejak Kamis lalu.
Kepada media, Heli Suyanto menilai tingginya animo peserta menjadi bukti bahwa geliat olahraga, khususnya bulutangkis, di Kota Batu terus meningkat. Ia menegaskan, turnamen semacam ini memegang peranan penting dalam menjaga ritme pembinaan atlet usai masa vakum pasca Porprov.
“Kalau tidak ada event seperti ini, pembinaan atlet akan stagnan. Kita tidak bicara besarnya hadiah, tapi bagaimana apresiasi dan kesempatan bagi adik-adik untuk berkompetisi. Ini sangat luar biasa,” ujar Heli.
Heli juga berharap kegiatan ini dapat masuk agenda rutin setiap tahun. Menurutnya, dengan potensi sport tourism yang dimiliki Kota Batu serta fasilitas yang memadai, turnamen serupa bisa dikembangkan lebih besar di masa mendatang.
“Banyak event di Batu pesertanya membludak sampai kuotanya penuh. Tahun depan mungkin bisa dibuat lebih besar lagi. Kita punya venue yang tidak dimiliki daerah lain,” tambahnya.
Ketua Panitia, Imam Syafii, turut mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses menampilkan banyak atlet muda potensial.
“Dari pertandingan ini muncul beberapa wajah baru yang punya potensi besar. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melanjutkan pembinaan. Sesuai arahan Bapak Wakil Wali Kota, kejuaraan ini rencananya akan digelar rutin, bahkan bisa diselaraskan dengan HUT Kota Batu,” jelasnya.
Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-24 Kota Batu ini diikuti 432 peserta dari berbagai kelompok usia mulai usia dini hingga veteran. Selain sebagai ajang prestasi, kegiatan ini memperkuat harapan lahirnya atlet bulutangkis andalan dari Kota Batu.
Di kesempatan terpisah, Wali Kota Batu Nurochman menyampaikan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan turnamen ini. Ia menegaskan, pembangunan karakter dan sportivitas menjadi tujuan utama dalam pembinaan olahraga.
“Turnamen ini menjadi semangat baru bagi Kota Batu untuk menumbuhkan olahraga bulutangkis. GOR Ganesha kini memiliki lima lapangan pertandingan yang bisa digunakan untuk semua usia dan level kompetisi,” ujarnya.
Menariknya, Pemkot Batu juga memberikan apresiasi khusus berupa tiga unit sepeda untuk pemain terbaik sebagai pemacu motivasi bagi atlet muda.
Melalui Walikota Batu Open 2025, bulutangkis diharapkan semakin berkembang hingga ke tingkat desa dan memperkuat pembinaan berjenjang. Antusiasme masyarakat yang makin tinggi juga menjadi modal besar bagi Kota Batu untuk terus melahirkan bibit-bibit unggul di kancah olahraga nasional.
Dengan semangat peringatan HUT ke-24, Walikota Batu Open 2025 menjadi simbol kebangkitan bulutangkis Kota Batu — sekaligus membuka peluang lebih besar bagi klub-klub lokal untuk mencetak prestasi gemilang di masa depan. (Sfl)