Agroredaksi.com – Di tengah menjamurnya berbagai destinasi wisata baru, Taman Rekreasi Selecta Kota Batu tetap optimistis mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu ikon wisata legendaris berbasis alam. Keindahan taman bunga, udara sejuk pegunungan, serta panorama alami yang menjadi ciri khas Selecta terus dimaksimalkan untuk menarik minat wisatawan.
Sebagai upaya menambah daya tarik tanpa mengubah karakter alam yang dimiliki, pengelola Taman Rekreasi Selecta berencana melakukan pengembangan area outbound. Area outbound tersebut sebenarnya sudah ada sebelumnya, namun akan dikembangkan menjadi lebih menarik dengan konsep yang lebih tertata, edukatif, dan tetap menyatu dengan alam sekitar.

Direktur Taman Rekreasi Selecta, Pramono, menegaskan bahwa pengembangan area outbound dilakukan dengan mengedepankan konsep wisata alam. Menurutnya, Selecta tidak ingin kehilangan identitas sebagai destinasi rekreasi keluarga yang mengutamakan keindahan taman, kesejukan udara, serta pemandangan alami pegunungan.
“Area outbound sebenarnya sudah ada sejak lama. Ke depan akan kami kembangkan agar lebih menarik dengan memanfaatkan lahan yang masih luas, tanpa mengubah wajah Selecta sebagai taman rekreasi berbasis alam,” ujar Pramono.
Pengembangan ini sekaligus menjadi strategi untuk menghadapi tantangan menurunnya kunjungan wisatawan. Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisata di Kota Batu tercatat menurun lebih dari 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Taman Rekreasi Selecta sendiri mengalami penurunan kunjungan hingga 23 persen dibandingkan tahun 2024.
Pramono menjelaskan, penurunan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya melemahnya daya beli masyarakat. Kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya pulih membuat masyarakat lebih selektif dalam menentukan pengeluaran, termasuk untuk berwisata.
Selain itu, semakin beragamnya pilihan destinasi wisata di berbagai daerah juga turut memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Batu. Tren penurunan ini, menurutnya, sudah mulai terlihat sejak tahun 2024, setelah sebelumnya mengalami kenaikan signifikan pascapandemi pada tahun 2022 dan 2023.
Meski demikian, momentum libur Natal dan Tahun Baru 2026 memberikan angin segar bagi sektor pariwisata. Kunjungan wisatawan ke Taman Rekreasi Selecta selama periode tersebut tercatat lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tren kunjungan saat libur Nataru cukup bagus. Harapannya, kondisi ini bisa terus meningkat pada tahun 2026,” tambahnya.
Sebagai destinasi wisata yang telah berdiri sejak lama, Taman Rekreasi Selecta terus berkomitmen menjaga keseimbangan antara pengembangan wahana dan pelestarian lingkungan. Pengembangan area outbound yang direncanakan rampung dan dibuka sebelum Lebaran 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi Selecta sebagai wisata alam keluarga unggulan di Kota Batu.
(Sfl)

