Agroredaksi.com-BATU – Reyhan Ahmad Fahreza, atlet muda berusia 10 tahun asal Sidoarjo, mencuri perhatian dalam gelaran Carabao International Open 2025 di Carabao Bistro & Pool Batu. Siswa kelas 4 SD ini tercatat sebagai peserta termuda dalam turnamen biliar berskala internasional tersebut.

Meski usianya masih sangat belia, Reyhan tampil percaya diri saat mengikuti jalannya pertandingan. Sang ayah, Dion Heru Pratama Putra, menyebut keikutsertaan Reyhan bukan semata untuk mengejar kemenangan, melainkan sebagai cara untuk mengasah mental dan menambah pengalaman di dunia biliar.
“Kami ingin Reyhan bisa mengasah mental sejak dini. Ajang seperti ini juga menjadi pengalaman berharga agar ke depan makin baik di bidang yang ia tekuni,” ujar Dion Heru.
Reyhan baru mulai mengenal olahraga biliar sekitar satu tahun terakhir. Meski terbilang baru, ia rajin mengikuti berbagai turnamen di sejumlah rumah biliar di Sidoarjo dan Surabaya. Kebiasaan itu menjadi bekal penting baginya untuk membangun mental bertanding dan memperkaya pengalaman sebelum tampil di ajang sebesar Carabao International Open.

Persiapan menuju turnamen di Batu juga dilakukan secara serius. Latihan intensif di Carabao Pool menjadi rutinitas yang ia jalani, tidak hanya untuk meningkatkan teknik bermain, tetapi juga untuk mengasah kesiapan mental menghadapi lawan yang jauh lebih senior.
Kehadiran Reyhan di ajang internasional ini mendapat apresiasi dari penyelenggara. Mereka menilai, keterlibatan atlet usia dini akan memperkaya regenerasi biliar Indonesia sekaligus membuka peluang lahirnya bibit-bibit baru berprestasi di masa depan.(Sfl)

