Prokopim, Batu – Sektor pertanian memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, forum Pertemuan Gapoktan se-Kota Batu harus produktif dan mengurai satu persatu permasalahan petani.
Hal ini disampaikan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, saat memberikan arahan dalam Pertemuan Gapoktan se-Kota Batu di Desa Sumberbrantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu.
“Pertanian merupakan sektor yang sangat menjanjikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan forum ini benar-benar harus menjadi produktif untuk menyelesaikan satu pwr satu permasalahan petani kita,” ungkapnya.

Pj Aries melanjutkan bahwa permasalahan yang dialami petani harus diselesaikan. Forum harus menjadi produktif untuk memberikan solusi dan pertanian merupakan sektor yang sangat menjanjikan, terutama kondisi lahan Kota Batu yang sangat subur.
“Masukan, saran dan kritik dari petani sangat penting. Oleh karena itu, potensi pertanian harus dipetakan untuk menjadi produk unggulan daerah,” tegasnya dihadapan 80 peserta pertemuan yang terdiri dariKetua Gapoktan dan Penyuluh se-Kota Batu.
Usai berdialog dengan petani, Pj Wali Kota Batu bersama Wakil Ketua II DPRD Kota Batu, Heli Suyanto, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Heru Yulianto, Camat Bumiaji, Bambang Suliyan, Kepala Desa Sumberbrantas, Saniman dan Ketua Gapoktan Kota Batu, Sujito. melaksanakan panen kentang dan meninjau Laboratorium Pos Pelayanan Agen Hayati dan Kultur Jaringan.
Pj Aries mengaku sangat bangga dengan banyaknya petani milenial bergabung di Gapoktan Sumberjaya Sumberbrantas yang dipandegani oleh Joni Junaidi sehingga membawa kreativitas dan inovasi dalam pertanian. Salah satunya dengan mengembangkan bibit kentang Ganola Lembang (Granola L) melalui Laboratorium Pos Pelayanan Agen Hayati dan Kultur Jaringan.

Dari Laboratorium ini, sangat membantu petani dalam mengurangi biaya produksi dengan penyediaan bibit kentang yang berkualitas dan harga terjangkau.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Batu, Heli Suyanto menyampaikan keberhasilan mengkader anak muda menjadi petani di Kecamatan Bumiaji, khususnya di Desa Sumberbrantas. Alangkah indahnya jika setiap desa punya laboratorium dan pembibitan sendiri sehingga mengurangi biaya produksi. Langkah ini berhasil diterapkan sehingga budidaya kentang hingga saat ini di Kota Batu.
Dan Ketua Gapoktan Sumberjaya menyampaikan harapan agar petani terus melestarikan tanam kentang sebagai komoditi unggulan Kota Batu, serta pentingnya konservasi lahan agar pertanian berkelanjutan.

