By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

Agro Redaksi

Redaksi Malang Raya

Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Reading: Dari Susu Terbuang hingga Gadung Kurang Dikenal, KKN MAs UMM Bawa Solusi di Kasembon
Share
Font ResizerAa
Agro RedaksiAgro Redaksi
Search
  • Agro Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara Batu
  • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Have an existing account? Sign In
Follow US
Agro Redaksi > Blog > Ekonomi > Dari Susu Terbuang hingga Gadung Kurang Dikenal, KKN MAs UMM Bawa Solusi di Kasembon
EkonomiPendidikan

Dari Susu Terbuang hingga Gadung Kurang Dikenal, KKN MAs UMM Bawa Solusi di Kasembon

akbar
Last updated: August 14, 2026 4:22 pm
akbar
Published: August 14, 2026
Share
SHARE

Agroredaksi.com-Susu yang selama ini hanya dijual sebagai bahan mentah diolah menjadi yogurt, sementara susu rusak dimanfaatkan menjadi pupuk. Di sisi lain, keripik gadung yang menjadi salah satu sumber penghasilan warga mulai diperkuat melalui branding dan pemasaran. Inovasi tersebut menjadi bagian dari program Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah–’Aisyiyah (KKN MAs) di Desa Wonoagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, sepanjang Agustus ini.

Pengolahan susu menjadi produk bernilai tambah menjadi langkah strategis mengingat sekitar 60 persen produksi susu Indonesia berasal dari Jawa Timur. Kabupaten Malang menjadi salah satu sentra produksi dengan produksi susu sapi mencapai 150.660 ton pada 2025, atau sekitar 31 persen dari total produksi Jawa Timur yang mencapai 475.394 ton berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur.

KKN MAs merupakan program pengabdian masyarakat berskala nasional yang melibatkan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Indonesia. Pada pelaksanaan kali ini, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi tuan rumah.

Ketua KKN MAs Kelompok 24, Oktafiyan Hilal Akmal, mengatakan inovasi tersebut berangkat dari pemetaan potensi sekaligus persoalan masyarakat. Wonoagung memiliki potensi pertanian, perkebunan, dan peternakan yang masih dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.

Ia bersama kelompoknya kemudian mendampingi warga mengolah susu segar menjadi yogurt. Susu terlebih dahulu dipanaskan, kemudian didinginkan hingga suhu yang sesuai sebelum ditambahkan bakteri baik atau starter yogurt. Setelah tercampur, susu difermentasi hingga mengental dan menghasilkan rasa khas yogurt.

Sementara itu, susu yang sudah rusak tidak langsung dibuang. Mahasiswa memanfaatkannya sebagai bahan pupuk dengan menambahkan EM4 sebagai aktivator, kemudian mencampurkannya secara merata dan melakukan proses fermentasi hingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk.

“Jadi susu itu tidak hanya dalam bentuk susu saja, bisa dalam bentuk yogurt, sedangkan susu yang basi bisa dimanfaatkan sebagai pupuk untuk lahan pertanian mereka,” jelasnya.

Inovasi tersebut juga menjawab persoalan susu rusak. Berdasarkan penuturan masyarakat kepada Oktafiyan, pernah terdapat sekitar 25.000 liter susu rusak yang dibuang ke sungai.

Selain susu, mahasiswa mengembangkan potensi ubi gadung yang banyak diproduksi di Dusun Sempu Kidul dan Sempu Lor. Keripik gadung menjadi salah satu sumber penghasilan warga, tetapi masih menghadapi kendala pemasaran karena sebagian besar produsennya merupakan orang tua yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital.

“Yang membuat itu para orang tua dan mereka sangat tertinggal dengan teknologi. Saya melalui poster atau pamflet, kartu, atau stiker yang nanti ditempel di brand,” ungkapnya.

Selain inovasi ekonomi, KKN MAs di Wonoagung juga menjalankan program pendidikan. Mahasiswa terlibat dalam kegiatan mengajar di SD Negeri 1 Wonoagung serta TPQ di wilayah Dusun Sepukul dan Toyomerto. Mereka juga melakukan kegiatan kesehatan gratis bagi masyarakat, termasuk pemeriksaan gula darah bagi ibu-ibu dan lansia serta pendataan kondisi anak yang berkaitan dengan stunting.

Disisi lain, Dosen Pembimbing Lapangan KKN MAs Kelompok 24, Sofa Amalia, S.Psi., M.Si., mengapresiasi mahasiswa yang mampu memetakan potensi sekaligus persoalan masyarakat. Menurutnya, program tersebut menunjukkan mahasiswa tidak sekadar menjalankan kegiatan, tetapi berupaya menghadirkan solusi sesuai kebutuhan warga.

“KKN MAs menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus berkolaborasi langsung dengan masyarakat. Harapannya, apa yang sudah dilakukan mahasiswa bisa dilanjutkan masyarakat dan memberikan dampak yang berkelanjutan,” pungkasnya.(*)

Buruan ,KAI Buka Rekrutmen Eksternal untuk Lulusan SLTA, D3, dan D4/S1 Tahun 2025 PeriodePendaftaran: 30 Agustus – 1 September 2025
Refleksi Akhir Tahun, UMM Mantapkan Arah sebagai Kampus Islami
UB Berdayakan Masyarakat Kelurahan Temas melalui Pelatihan Pembuatan dan Pemasaran Parfum Non-Alkohol
Ribuan Porsi Buka Puasa Hangatkan Kebersamaan Jamaah di Masjid Raden Patah UB
Redam Polemik Usaha, Pemerintah Desa Sumberejo Bahas Perdes Warung 24 Jam
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News
Pendidikan

Gandeng Industri, UB Bekali Mahasiswa Instrumentasi dengan Praktik Teknologi PLC-HMI

akbar
akbar
October 14, 2026
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ziarah dan Kirim Doa di Makam Mbah Batu
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Kadisparta Kota Batu Apresiasi Diskon 50 Persen JTP Group, Ajak Pelaku Wisata Beri Promo HUT Kota
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Rayakan HUT ke-25 Kota Batu, Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Warga Lokal

Kategori

  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
- Advertisement -
Ad imageAd image
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
© Agro Redaksi. by carabellijuliet.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up