Agroredaksi.com – KOTA BATU – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Gedung Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani. Kegiatan berlangsung secara bertahap mulai 22 hingga 30 Juni 2026 dan diikuti oleh 1.217 PPPK Paruh Waktu yang sebelumnya telah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Pemerintah Kota Batu.

Pembinaan ini menjadi langkah lanjutan Pemerintah Kota Batu dalam memastikan para PPPK Paruh Waktu memahami tugas, fungsi, hak, dan kewajibannya sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun karakter ASN yang profesional, berintegritas, disiplin, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Kepala Bidang Data, Formasi dan Jabatan BKPSDM Kota Batu, Dian Asmarani , S.Sos, MM menegaskan bahwa PPPK Paruh Waktu memiliki peran penting dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, pembekalan dan pembinaan diperlukan agar seluruh pegawai memiliki pemahaman yang sama terkait etika ASN, budaya kerja, disiplin, serta penerapan nilai-nilai dasar ASN dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“PPPK Paruh Waktu merupakan bagian penting dalam mendukung kinerja perangkat daerah. Karena itu, pembinaan ini menjadi bekal awal agar mereka memahami hak, kewajiban, etika, dan budaya kerja ASN sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” tegas Dian.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh sejumlah narasumber dari perangkat daerah dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Batu. Materi yang diberikan meliputi kebijakan manajemen ASN, disiplin pegawai, kode etik dan kode perilaku ASN, penguatan integritas, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, anti korupsi hingga peningkatan kompetensi dan profesionalisme aparatur.

Selain dari BKPSDM, narasumber juga berasal dari pimpinan Pemerintah Kota Batu, dan Inspektorat Kehadiran para pemateri tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta mengenai peran ASN dalam mendukung visi pembangunan daerah.
Menurut Dian, pembinaan ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi seluruh PPPK Paruh Waktu agar mampu bekerja secara profesional, adaptif terhadap perubahan, serta memahami tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat.
“Sebagai bagian dari ASN, PPPK Paruh Waktu memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Melalui pembinaan ini kami ingin memperkuat integritas, meningkatkan disiplin kerja, dan menumbuhkan komitmen agar seluruh pegawai mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi dan pembinaan ini, Pemerintah Kota Batu berharap seluruh PPPK Paruh Waktu dapat menjalankan tugas secara profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pembinaan juga menjadi sarana untuk memperkuat komitmen seluruh pegawai dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berintegritas.
Dengan pembekalan yang diberikan, para PPPK Paruh Waktu diharapkan mampu menjadi ASN yang tidak hanya kompeten dalam bidang tugasnya, tetapi juga memiliki etika kerja, loyalitas, dan tanggung jawab yang tinggi dalam mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat Kota Batu. (Sfl)

