Agroredaksi.com– Pemerintah Kota Batu bersama Perum Bulog Cabang Malang memastikan ketersediaan bahan pokok aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepastian ini didapat setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Induk Among Tani, Rabu kemarin (17/12).

Wakil Kepala Bulog Malang, Muhammad Maulana, memberikan jaminan kuat terkait stok beras. Ia menegaskan masyarakat tidak perlu panik karena cadangan beras masih mencukupi.
“Stok kami saat ini cukup banyak, total 52.000 ton yang tersebar di empat gudang wilayah Malang Raya dan Pasuruan Raya.” ujar Maulana.

Wilaya kerja Bulog wilayah malang mencakup malang raya dan Pasuruan raya. Tingkat konsumsi Kota batu sendiri menurut Maulana mencapai 20 persen dari keseluruhan stock Bulog wilayah malang
“Untuk Kota Batu sendiri serapannya sekitar 20 persen dari total stok tersebut”. Jelasnya
Maulana menambahkan bahwa dengan pola penyaluran rutin saat ini, stok tersebut diproyeksikan aman hingga 10 bulan ke depan. Terlebih lagi, panen raya diprediksi akan dimulai pada Februari mendatang, yang otomatis akan menambah stok gudang.
“Kebanyakan penghasil padi berada di wilayah Malang sama Pasuruan”. Jelasnya
Bulog juga memastikan ketersediaan beras jenis Medium dan Premium dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah: Beras Medium: HET Rp12.500/kg. Beras Premium: HET Rp14.900/kg.
Terkait penyerapan gabah petani, Bulog Malang berkomitmen membeli sesuai instruksi pemerintah di harga Rp6.500/kg untuk Gabah Kering Panen (GKP).
“Tahun ini total kita sudah menyerap sekitar 78.000 ton. Kalau harga di pasar di bawah Rp6.500 kita wajib beli, tapi kalau di atas itu berarti petani sejahtera. Intinya, kita jaga suplai dan pasokan agar harga di masyarakat tetap stabil,” tutup Maulana.(Sfl)

