By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

Agro Redaksi

Redaksi Malang Raya

Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Reading: Wahyu ,Walikota Malang Tegaskan Komitmen Dukung Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Share
Font ResizerAa
Agro RedaksiAgro Redaksi
Search
  • Agro Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara Batu
  • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Have an existing account? Sign In
Follow US
Agro Redaksi > Blog > Malang Raya > Wahyu ,Walikota Malang Tegaskan Komitmen Dukung Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Malang Raya

Wahyu ,Walikota Malang Tegaskan Komitmen Dukung Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

akbar
Last updated: August 19, 2025 12:31 am
akbar
Published: August 19, 2025
Share
SHARE

Agroredaksi.com – Pemerintah Kota malang menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Malang Raya, sebagai solusi pengelolaan sampah berkelanjutan bernama ‘Waste to Energy’. Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota malang Wahyu Hidayat , dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Pengembangan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi energi Listrik (PSEL) di Wilayah Malang Raya yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq.

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Bupati Malang H M Sanusi, walikota batu serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur, Nurkholis, pada Senin (18/8) di Hotel Grand Mercure, Kota Malang.

Menteri Hanif menegaskan pentingnya percepatan pembangunan PSEL sesuai Perpres No. 35 Tahun 2016, dengan target penyelesaian perizinan pada Desember 2025. Malang Raya menjadi salah satu lokasi prioritas berbasis indikasi waste to energy, dengan dukungan pendanaan berasal dari APBN-APBD.

“Prinsip pengolahan sampah wajib mengacu pada konsep segitiga terbalik yakni pencegahan di hulu, pemilahan organik-anorganik, dan nilai ekonomi berbasis lingkungan seperti waste to energy. Skema ini diharapkan menekan volume sampah tak terkelola di Malang Raya yang mencapai 1.389 ton/hari dari total timbulan 1.829 ton/hari,” tegas Menteri Hanif.

Wali Kota malang Wahyu dalam paparannya menyampaikan komitmen kuat mendukung PSEL.
“Kota malang menghasilkan Rata-rata volume sampah di Kota Malang pada waktu normal berkisar antara 511 hingga 512 ton per hari. Namun, pada saat Lebaran, volume sampah bisa meningkat hingga 580 ton per hari karena peningkatan mobilitas masyarakat.
Wahyu Hidayat, menegaskan kesiapannya mendukung penuh program tersebut sebagai bagian dari sinergi antar daerah di Malang Raya dalam mengatasi persoalan sampah.

“Tentu kami siap mendukung. Namun, nantinya Universitas Brawijaya yang akan mengkaji lebih lanjut terkait lokasi mana yang paling tepat untuk pembangunan Waste to Energy,” kata Wahyu.

Menurutnya, Waste to Energy merupakan program arahan Presiden Prabowo dalam menyelesaikan persoalan sampah di daerah. Danantara menurutnya juga akan terlibat dalam program ini.

“Tadi disampaikan juga bahwa Danantara akan ikut juga untuk mengelola. Jadi akan membentuk badan usaha, pengelolaan persampahan PSEL,” urainya.

Bicara soal energy listrik, Wahyu menyebutkan bahwa proyek ini nantinya juga akan melibatkan PLN. Ia juga menegaskan proyek ini akan digelontor anggaran melalui APBN.

“Proyeksinya, tahun ini segera. Pak Presiden minta tahun ini selesai,” tandasnya.

Dalam keterangannya usai kegiatan, Menteri LH RI, menyampaikan bahwa dalam kolaborasi strategis Waste to energy, pemerintah akan menggandeng Universitas Brawijaya dalam studi dan rekomendasi terkait lokasi dan penyediaan lahan di Kota Malang yang akan menjadi tempat dibangunnya PSEL aglomerasi Malang Raya. Menteri Hanif berharap Malang Raya menjadi daerah aglomerasi pertama yang berhasil menjalankan program pengolahan sampah tersebut.

Turut hadir dalam rakor, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Kemen LH RI, Hanifah Dwi Nirwana; Jajaran Direktur Jenderal Kemen LH RI; Akademisi Universitas Brawijaya; serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup di Malang Raya.(Sfl)

Abdulrachman Saleh Air Force Run 2025 Targetkan 4 Ribu Pelari
Pelantikan Pengurus PMSM Malang Raya Periode 2025–2028, Bahas Tantangan Transformasi Dunia Kerja
Bazis UB Salurkan Beasiswa UKT dan Biaya Hidup bagi 321 Mahasiswa
Presiden RI Salurkan 200 Becak Listrik ke Kota Malang, Wali Kota Wahyu Tekankan Dampak Ekonomi dan Pariwisata
Ini Sosok Kepala Kejaksaan Kota Batu Yang Baru
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News
Pendidikan

Gandeng Industri, UB Bekali Mahasiswa Instrumentasi dengan Praktik Teknologi PLC-HMI

akbar
akbar
October 14, 2026
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ziarah dan Kirim Doa di Makam Mbah Batu
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Kadisparta Kota Batu Apresiasi Diskon 50 Persen JTP Group, Ajak Pelaku Wisata Beri Promo HUT Kota
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Rayakan HUT ke-25 Kota Batu, Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Warga Lokal

Kategori

  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
- Advertisement -
Ad imageAd image
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
© Agro Redaksi. by carabellijuliet.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up