By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

Agro Redaksi

Redaksi Malang Raya

Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Reading: Sempat di Bawah Rp20 Ribu, Harga Cabai Rawit Kini Tembus Rp50 Ribu per Kilogram
Share
Font ResizerAa
Agro RedaksiAgro Redaksi
Search
  • Agro Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara Batu
  • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Have an existing account? Sign In
Follow US
Agro Redaksi > Blog > Ekonomi > Sempat di Bawah Rp20 Ribu, Harga Cabai Rawit Kini Tembus Rp50 Ribu per Kilogram
EkonomiPertanian

Sempat di Bawah Rp20 Ribu, Harga Cabai Rawit Kini Tembus Rp50 Ribu per Kilogram

akbar
Last updated: September 11, 2026 9:49 am
akbar
Published: September 11, 2026
Share
SHARE

Agroredaksi.com-BATU — Harga cabai rawit di tingkat petani kembali mengalami kenaikan cukup signifikan. Setelah sebelumnya sempat anjlok hingga di bawah Rp20 ribu per kilogram, kini harga cabai rawit telah menembus sekitar Rp50 ribu per kilogram.
Kenaikan harga tersebut terjadi di tengah terbatasnya pasokan cabai rawit. Memasuki musim kemarau, sejumlah lahan pertanian yang mengandalkan tadah hujan mulai tidak produktif karena keterbatasan ketersediaan air.
Kondisi ini membuat produksi cabai rawit dari sejumlah wilayah mengalami penurunan. Sementara itu, tanaman cabai yang masih bertahan dan produktif menjadi sumber pasokan di tengah meningkatnya harga.
Petani cabai di wilayah persawahan Metro, Kelurahan Sisir, Kota Batu,

Agus Sutrisno, mengatakan kenaikan harga cabai saat ini cukup menguntungkan bagi petani yang tanamannya masih memasuki masa panen.

“Sekarang harga cabai sekitar Rp50 ribu per kilogram. Sebelumnya sempat turun sampai di bawah Rp20 ribu. Jadi untuk petani yang tanamannya masih produktif, kenaikan harga ini tentu cukup membantu,” ujar Agus.

Menurutnya, musim kemarau memang berdampak terhadap ketersediaan lahan untuk budidaya cabai, khususnya lahan yang mengandalkan air hujan. Namun, bagi tanaman cabai yang berada di lahan dengan sumber air mencukupi, kondisi kemarau justru relatif lebih menguntungkan dari sisi perawatan.
Agus menjelaskan, saat musim kemarau serangan penyakit pada tanaman cabai cenderung lebih sedikit dibandingkan musim penghujan. Petani hanya perlu mewaspadai sejumlah hama, salah satunya lalat buah yang masih dapat dikendalikan dengan penanganan dan perawatan secara rutin.

“Kalau musim kemarau sebenarnya biaya perawatan bisa lebih rendah karena penyakit tidak terlalu banyak. Yang perlu diantisipasi biasanya lalat buah, tetapi masih bisa ditanggulangi,” jelasnya.

Meski harga cabai saat ini memberikan keuntungan lebih bagi petani, kondisi tersebut juga perlu diimbangi dengan menjaga produktivitas tanaman. Sebab, apabila musim kemarau berlangsung panjang dan semakin banyak lahan tidak dapat ditanami, pasokan cabai rawit berpotensi semakin terbatas.
Bagi petani yang masih memiliki tanaman produktif, kenaikan harga cabai rawit menjadi momentum untuk memperoleh hasil yang lebih baik setelah sebelumnya harus menghadapi rendahnya harga komoditas tersebut.(Sfl)

Kalau ingin, saya juga bisa buatkan �⁠versi narasi TV dengan LEAD, VO, dan kutipan Agus Sutrisno yang lebih tajam.

Naik 62%, UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet Rp4,7 Miliar di Inacraft 2025
Wali Kota Wahyu Hidayat Ajak Masyarakat Cerdas Kelola Keuangan untuk Ekonomi Inklusif
Tugu Tirta Kembali Berinovasi, Luncurkan ‘TANIA’: BUMD Air Minum Pertama di Indonesia Manfaatkan AI untuk Layanan Pelanggan 24 Jam
KINERJA JASA KEUANGAN DI MALANG TETAP TERJAGA, KREDIT TUMBUH 3,62 PERSEN
Komitmen Terhadap Kesehatan Masyarakat, Kota Batu Raih UHC Awards Kategori Madya
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News
Pendidikan

Gandeng Industri, UB Bekali Mahasiswa Instrumentasi dengan Praktik Teknologi PLC-HMI

akbar
akbar
October 14, 2026
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ziarah dan Kirim Doa di Makam Mbah Batu
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Kadisparta Kota Batu Apresiasi Diskon 50 Persen JTP Group, Ajak Pelaku Wisata Beri Promo HUT Kota
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Rayakan HUT ke-25 Kota Batu, Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Warga Lokal

Kategori

  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
- Advertisement -
Ad imageAd image
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
© Agro Redaksi. by carabellijuliet.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up