By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

Agro Redaksi

Redaksi Malang Raya

Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Reading: Sambut Gerhana Bulan Total, HKI UMM Tegaskan Integrasi Sains dan Keimanan
Share
Font ResizerAa
Agro RedaksiAgro Redaksi
Search
  • Agro Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara Batu
  • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Have an existing account? Sign In
Follow US
Agro Redaksi > Blog > Malang Raya > Sambut Gerhana Bulan Total, HKI UMM Tegaskan Integrasi Sains dan Keimanan
Malang RayaPendidikan

Sambut Gerhana Bulan Total, HKI UMM Tegaskan Integrasi Sains dan Keimanan

akbar
Last updated: March 5, 2026 1:37 pm
akbar
Published: March 5, 2026
Share
SHARE

Agroredaksi.com-Menyambut fenomena gerhana bulan, Laboratorium Syariah Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Observasi Gerhana Bulan di Rooftop GKB V UMM pada Selasa (3/3/2026), pukul 16.00–21.00 WIB. Kegiatan ini menjadi ruang edukatif sekaligus reflektif yang mempertemukan dimensi akademik dan spiritual dalam satu momentum langit yang sarat makna.

Fenomena gerhana bulan kembali menyita perhatian umat Islam. Bukan sekadar peristiwa astronomi yang dapat dijelaskan melalui perhitungan ilmiah, gerhana dimaknai sebagai momentum spiritual untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Bagi sivitas akademika Prodi HKI UMM, gerhana menjadi pengingat kebesaran Allah sekaligus ajakan untuk memperbanyak ibadah, khususnya shalat khusuf.

Dosen Prodi HKI UMM, R. Tanzil Fawaiq Sayyaf, M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata integrasi pembelajaran ilmu falak dengan penguatan spiritualitas mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memahami gerhana sebatas teori pergerakan benda langit dan perhitungan astronomis.

“Kami tidak ingin mahasiswa hanya memahami gerhana sebagai fenomena sains yang kering dari makna. Melalui observasi langsung, mereka belajar bahwa sains dalam Islam bukan sesuatu yang terpisah dari nilai-nilai keimanan, melainkan sarana untuk membaca tanda-tanda kebesaran Allah SWT,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembelajaran seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter akademik yang utuh. Mahasiswa didorong memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual. Ketika mereka menyaksikan gerhana, lalu melaksanakan shalat khusuf dan memperbanyak doa, di situlah ilmu dan iman bertemu. “Inilah esensi pendidikan yang ingin kami hadirkan mengintegrasikan rasionalitas ilmiah dengan komitmen keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tanzil menegaskan bahwa dalam perspektif Islam, gerhana bukanlah fenomena alam biasa. “Gerhana merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah SWT. Ia mengingatkan manusia bahwa seluruh alam semesta berada dalam kendali-Nya. Tidak ada yang terjadi tanpa izin dan kehendak-Nya,” tuturnya.

Secara ilmiah, gerhana bulan terjadi ketika bumi berada di antara matahari dan bulan sehingga bayangan bumi menutupi cahaya bulan. Proses ini dapat dijelaskan secara rasional dan terukur melalui kajian astronomi. Namun dalam Islam, peristiwa tersebut juga memiliki dimensi spiritual yang mendalam. Umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir, doa, istighfar, serta melaksanakan shalat khusuf sebagai bentuk penghambaan dan refleksi diri.

Menurut Tanzil, shalat khusuf merupakan sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan ketika terjadi gerhana, baik gerhana matahari maupun gerhana bulan. Pelaksanaannya menjadi wujud ketaatan sekaligus kesadaran bahwa manusia adalah makhluk yang lemah di hadapan Sang Pencipta. Ia mengingatkan kembali sabda Rasulullah SAW, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian atau kehidupan seseorang. Apabila kalian melihat gerhana, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, dirikanlah shalat, dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis tersebut menegaskan bahwa gerhana bukanlah pertanda mistis atau berkaitan dengan nasib seseorang, melainkan murni tanda kebesaran Allah. Karena itu, ia mengimbau agar masyarakat tidak terjebak pada mitos yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, melainkan menjadikan gerhana sebagai momentum untuk memperkuat iman dan memperbaiki kualitas diri.

Melalui kegiatan ini, Prodi HKI UMM berharap mahasiswa dan masyarakat dapat memaknai gerhana bulan bukan hanya sebagai peristiwa astronomi, tetapi juga sebagai panggilan spiritual untuk kembali mengingat kebesaran Allah dan meningkatkan kualitas penghambaan kepada-Nya. (Sfl)

Hari Pertama Kerja, Wali Kota Malang Gelar Halal Bihalal Bersama ASN
Jangkau Pelosok Hingga Lintas Negara, UMM Lepas Ribuan Mahasiswa KKN Berdampak
Safrizal ZA: Penegakan Perda Harus Humanis, PKL Wajib Disosialisasi dan Disiapkan Lokasi Relokasi
Resmi Diluncurkan, Rumah Pijar Wujud Nyata Pendampingan Penyandang Disabilitas Mental di Kota Malang
RAKORDA Bangga Kencana BKKBN Jatim Fokuskan Strategi “Quick Win” Menuju Indonesia Emas 2045
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News
Pendidikan

Gandeng Industri, UB Bekali Mahasiswa Instrumentasi dengan Praktik Teknologi PLC-HMI

akbar
akbar
October 14, 2026
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ziarah dan Kirim Doa di Makam Mbah Batu
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Kadisparta Kota Batu Apresiasi Diskon 50 Persen JTP Group, Ajak Pelaku Wisata Beri Promo HUT Kota
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Rayakan HUT ke-25 Kota Batu, Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Warga Lokal

Kategori

  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
- Advertisement -
Ad imageAd image
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
© Agro Redaksi. by carabellijuliet.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up