Agro Redaksi – Wisata selecta telah berdiri sejak masa kolonial Belanda tepatnya tahun 1928. Kemudian sempat mengalami situasi yang stagnan.
Baru kemudian pada tahun 1949, atas inisiatif tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan warga masyarakat pada umumny, wisata selecta murni menjadi milik bersama dan dikelola masyarakat. 1 tahun persiapan, maka tahun 1950 selecta dibuka bagi pengunjung. Sehingga tiap tanggal 17 Januari diingat dan diperingati sebagai hari ulang tahun wisata selecta. Masyarakat secara bersama memiliki 1.100 saham PT Selecta.
Sehingga apa bila dihitung mulai tahun 1950,.maka di tahun 2024 ini wisata selecta sudah berusia 74 tahun. Namun apabila dihitung mulai tahun 1928, maka wisata selecta sudah berusia 96 tahun.
Ditengah maraknya perkembangan wisata modern, PT Wisata Selecta masih tetap eksis dengan wisata alamnya. Tertanam dalam diri wisatawan, tidak langkap berwisata di Kota Batu apabila tidak mengunjungi wisata Selecta.

Seiring langkah, sudah banyak bahkan tidak terhitung kemajuan yang diraih oleh wisata Selecta.
Sebagai bukti nyata eksistensinya, setiap tahun PT Selecta menyelenggarakan pesta rakyat dengan menampilkan budaya lokal. Biasanya pelaksanaannya dilaksanakan akhir tahun. Utamanya menampilkan pertunjukan wayang dan seni bantengan. Namun, mulai tahun 2024 ini, berinovasi melaksanakan di tengah tahun.
Karena biasanya diakhir tahun ada hambatan cuaca musim hujan, demikian disampaikan oleh Sujud Hariadi, S.E. dirut PT Selecta.
“Biasanya pelaksanaan pada akhir tahun bernama Pesta Rakyat. Namun, mulai tahun 2024 agak kami rubah pelaksanaannya di tengah tahun. Harapan kami pada saat pelaksanaan tidak terkendala musim hujan. Namanya pun kami rubah menjadi Pesta Budaya. Karena kami mencoba untuk mempertahankan eksistansi budaya lokal khususnya dan budaya nusantara Indonesia pada umumnya”, demikian kata Sujud Heriadi, S.E.
Pelaksanaannya kemas menjadi 2 hari. Beragam kesenian kami tampilkan. Sore tadi sudah diawali dengan kesenian Reog yang berasal dari Ponorogo. Kemudian menyusul akan tampil pula dari Madura, Banyuwangi, Betawi.
Disamping itu, warga ds Tulngrejo tempat lokasi PT Selecta serta pedagang dan pelaku UMKM yang ada di pasar wisata selecta kami libatkan dengan membuka stand penjualan beragam makanan khas dan kuliner”, pungkas Sujud Heriadi, S.E. mengakhiri sambutannya.
Menyusul kemudian sambutan dari Komisaris Utama PT Selecta yaitu Ir Dwi Nawang Wulan.

“Ditengah naik turunnya perekonomian masyarakat, bersyukur bahwa perekonomian warga masyarakat binaan PT Selecta tetap kokoh. Setiap harinya warga binaan membuka stand di pasar wisata Selecta. Menjual beragam jenis makanan, oleh – oleh, buah, bunga dan tidak tertinggal pula sayur mayur.
Tahun ini pelaku usaha UMKM yang ada di pasar selecta telah mendapatkan sertifikat halal”, ucap Ir Dwi Nawang Wulan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Drs Arief As Sidiq, M.H. hadir untuk membuka Selecta Pesta Budaya tahun 2024 yang dilaksanakan oleh PT Selecta.
“Pemerintah Kota Batu mengapresiasi kepada jajaran Direksi dan Komisaris PT Selecta. Ditengah muncul dan berkembangnya lokasi wisata di Kota Batu. PT Selecta tetap berdiri kokoh dengan mengedepankan kearifan budaya lokal. Dengan sejarah yang luar biasa dimulai tahun 1928, PT Selecta kokoh menjadi ikon wisata legenda sampai tingkat nasional.
Setiap tahunnya tidak kurang 1 juta wisatawan hadir di kota batu hasil kontribusi dari PT Selecta. Dari sisi pengolahan sampah, PT Selecta sukses mendapatkan sertifikat zero sampah. Kiranya dengan sertifikat yang telah diterima, maka PT Selecta biisa menjadi contoh bagi pengelola wisata lain yang ada di Kota Batu.
Tidak tertinggal pula dari sisi harga tanda masuk yang sangat terjangkau wisatawan, khususnya warga masyarakat kota Batu”, ucap Drs Arief As Sidiq, M.H. dalam sambutannya
Ditengah acara yang dihadiri oleh Forkompimcam Bumiaji tersebut, dibagikan dan diserahkan sertifikat halal kepada seluruh pelaku UMKM yang setiap harinya membuka usaha di pasar wisata selecta.

