Agroredaksi.com-BATU – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui tim Medical menggelar pemeriksaan rutin narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) bagi para pekerja di Terminal BBM malang .Rabu(19/08/26).
Pemeriksaan dilakukan secara mendadak sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan seluruh pekerja terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
Pemeriksaan menyasar pekerja, termasuk awak kendaraan atau mitra yang beraktivitas di lingkungan operasional Pertamina. Khusus pemeriksaan NAPZA, proses dilakukan secara on the spot sehingga tidak dapat direncanakan atau diinformasikan sebelumnya.
Deby Ariesta fatma Dokter Medical Jatimbalinus menjelaskan, pemeriksaan mendadak diperlukan untuk mendapatkan hasil yang lebih objektif sekaligus memastikan tidak ada pekerja yang menggunakan zat terlarang sebelum menjalankan tugas.
“Kalau NAPZA memang harus on the spot pemeriksaannya, jadi tidak bisa direncanakan sebelumnya. Kalau ada yang terindikasi, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Dari pemeriksaan yang dilakukan hingga saat ini, seluruh hasil sementara dinyatakan negatif.

Sementara itu, Fuel Terminal Manager Pertamina Malang, Doly Pratama Yudha mengapresiasi pelaksanaan pemeriksaan tersebut. Menurutnya, pemeriksaanNAPZA sangat penting, khususnya bagi pekerja yang setiap hari mengoperasikan kendaraan besar dan memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat.
“Teman-teman sehari-hari sebagian membawa kendaraan besar. Kalau terjadi sesuatu, dampaknya bukan hanya kepada mereka, tetapi juga bisa menanggung risiko terhadap masyarakat. Dengan pemeriksaan seperti ini, mereka dipastikan negatif,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pertamina tidak memberikan toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba. Apabila terdapat pekerja yang terindikasi positif, akan dilakukan verifikasi dan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan hasil tersebut.
“Tidak ada toleransi bagi yang terindikasi. Jika hasilnya positif, akan dilakukan verifikasi untuk memastikan memang positif,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan pemeriksaan selama satu hari, jumlah peserta mencapai lebih dari 400 orang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menjaga lingkungan kerja yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Pertamina menegaskan bahwa komitmen terhadap pekerja bebas NAPZA tidak hanya bertujuan melindungi pekerja, tetapi juga memastikan aspek keselamatan operasional serta masyarakat tetap menjadi prioritas.(Sfl)

