Agroredaksi.com – MALANG – Semangat peringatan Hari Jadi ke-112 Kota Malang terasa kental dalam gelaran 5Kariga Merjos Lari 112 yang diselenggarakan SMK PGRI 3 Malang di kawasan Plaza Merjosari, Sabtu (25/4/2026) pagi. Mengusung konsep “Mbois Berkelas”, kegiatan ini memadukan olahraga, kreativitas, serta kampanye peduli lingkungan.

Sebanyak 1.800 pelajar dari kelas 10 dan kelas 12 turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Sejak pagi, para peserta sudah memadati lokasi dengan penuh antusias, menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Sebelum pemberangkatan, peserta dan tamu undangan disuguhi penampilan tarian kreasi dari siswa-siswi SMK PGRI 3 Malang. Penampilan tersebut menambah semarak acara sekaligus menunjukkan kreativitas pelajar dalam menyambut momentum Hari Jadi Kota Malang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Lurah Merjosari,Saiful Arif, Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Kapolsek, Danramil, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang digagas oleh dunia pendidikan.
Rute lari dimulai dari Plaza Merjosari (depan kantor kelurahan), kemudian mengelilingi kawasan jalan utama Merjosari dengan jarak tempuh sekitar 5 kilometer, sebelum kembali finis di titik awal. Sepanjang rute, peserta mendapatkan pengawalan dari petugas sehingga kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Kepala SMK PGRI 3 Malang, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk memeriahkan Hari Jadi ke-112 Kota Malang, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter pelajar yang sehat, disiplin, dan peduli lingkungan, sesuai dengan semangat “Mbois Berkelas”.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan deklarasi bebas penggunaan botol plastik kemasan di lingkungan sekolah. Program ini selaras dengan kebijakan Gubernur Jawa Timur dalam menekan penggunaan plastik sekali pakai, dengan menggantinya menggunakan tumbler.

SMK PGRI 3 Malang juga telah menyiapkan sistem pengelolaan sampah melalui pemilahan antara sampah organik dan anorganik. Sekolah ini bahkan ditargetkan menjadi role model dalam penerapan program bebas botol plastik di lingkungan pendidikan.
Apresiasi positif disampaikan Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Lelly Thresiyawati. Ia berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain.

“Dengan adanya deklarasi bebas botol plastik ini, kami berharap sekolah lain juga bisa menerapkan hal yang sama, sehingga pengurangan sampah plastik dapat dilakukan secara luas,” ujarnya.
Melalui kegiatan 5Kariga Merjos Lari 112, semangat Hari Jadi Kota Malang ke-112 tidak hanya dirayakan dengan olahraga, tetapi juga dengan aksi nyata menjaga lingkungan, sekaligus memperkuat karakter generasi muda yang sehat, kreatif, dan “Mbois Berkelas.”(sfl)

