Agroredaksi.com-Jakarta – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang menggelar kegiatan capacity building bagi wartawan bertema “Penguatan Kapasitas Wartawan dalam Penulisan Berita Ekonomi yang Akurat dan Informatif”. Acara ini berlangsung di Ballroom lantai 3 Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Senin (22/9/2025), diikuti 24 jurnalis dari media cetak, online, dan televisi.

Deputi Kepala Perwakilan BI Malang, Dedi Prasetyo, yang hadir sebagai pemateri menyampaikan apresiasi atas peran media di Malang Raya dalam menyebarkan informasi program BI. Menurutnya, karya jurnalistik wartawan menjadi jembatan penting untuk meningkatkan literasi masyarakat terkait kebijakan ekonomi dan perbankan.
“Kami berterima kasih atas sinergi media yang terus membantu menyebarkan program BI. Melalui tulisan wartawan, literasi masyarakat bisa meningkat dan program kami lebih mudah dipahami publik,” ujar Dedi.
Dalam paparannya, Dedi juga menyinggung kondisi ekonomi global yang masih bergejolak akibat konflik di Timur Tengah. Namun, ia menilai investasi emas tetap menjadi instrumen yang menarik di tengah ketidakpastian global.

Pertumbuhan Ekonomi Pulau Jawa
BI Malang turut menyampaikan diseminasi perkembangan ekonomi regional. Pada triwulan II 2025, seluruh provinsi di Jawa mencatatkan pertumbuhan positif, dengan rincian:Banten: 5,33 % ,Jawa Tengah: 5,28%,Jawa Barat: 5,23%,Jawa Timur: 5,23%DKI Jakarta: 5,18%
Kontribusi terbesar terhadap perekonomian Jawa datang dari Jawa Timur (25,36%), disusul Jawa Barat (22,55%) dan DKI Jakarta (17,49%). Sementara untuk kontribusi nasional, Jawa Timur menyumbang 14,44%, tertinggi di Pulau Jawa.
Prospek Ekonomi Jawa Timur
Ekonomi Jawa Timur diproyeksikan tetap kuat pada triwulan mendatang. Optimisme ini ditopang oleh meningkatnya keyakinan konsumen, pertumbuhan penjualan eceran, peningkatan impor barang modal, serta kinerja sektor manufaktur dan kredit modal kerja yang positif.
Melalui kegiatan ini, BI Malang berharap para wartawan dapat memperkaya pemahaman istilah ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas penulisan berita, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat semakin akurat, informatif, dan bermanfaat.(Sfl)

