Agroredaksi.com-Batu – Sekolah Rakyat (SR) Kota Batu menerapkan pendekatan yang baik dalam masa pra pembelajaran bagi siswa tingkat SMP. Seluruh kegiatan dilakukan tanpa menggunakan ponsel atau gawai pribadi.

Proses belajar diarahkan untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, dan menggunakan perangkat laptop yang akan difasilitasi pemerintah.

Kepala Sekolah SR Kota Batu, Yuliana, S.S., M.Pd., menjelaskan bahwa sejak awal siswa memang tidak diperbolehkan membawa handphone ke sekolah.
“Pembiasaan belajar kami rancang bebas dari gawai pribadi. Harapannya, siswa benar-benar terbiasa belajar mandiri dan disiplin tanpa tergantung gadget,” kata Yuliana saat ditemui pada Senin, 4 Agustus 2025.
Saat ini, pembelajaran belum masuk ke tahap formal. Kegiatan difokuskan pada penguatan karakter dan pengenalan dasar-dasar akademik seperti matematika dan Bahasa Indonesia dasar, serta pelatihan keterampilan hidup (life skill).
“Laptop akan mulai digunakan saat siswa memasuki pembelajaran formal. Kami menunggu kesiapan mereka secara mental dan kebiasaan belajar,” tambah Yuliana.
Terkait pendaftaran siswa baru, pihak sekolah juga menyerahkan keputusan kepada orang tua, terutama untuk memastikan kesiapan anak mengikuti sistem pembelajaran tanpa gawai.
Saat ini, terdapat 150 siswa tingkat SMP yang mengikuti kegiatan di SR Kota Batu, termasuk 50 siswa dari Kediri. Masa pembiasaan akan berlangsung hingga akhir Agustus, sesuai dengan jadwal dari Kementerian sebelum dimulainya pembelajaran formal.(Sfl)

