By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

Agro Redaksi

Redaksi Malang Raya

Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Reading: Penyakit Tidak Menular (PTM) biasa disebut sebagai penyakit degenerative.
Share
Font ResizerAa
Agro RedaksiAgro Redaksi
Search
  • Agro Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara Batu
  • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Have an existing account? Sign In
Follow US
Agro Redaksi > Blog > Malang Raya > Penyakit Tidak Menular (PTM) biasa disebut sebagai penyakit degenerative.
Malang Raya

Penyakit Tidak Menular (PTM) biasa disebut sebagai penyakit degenerative.

redaksi
Last updated: July 9, 2024 11:18 am
redaksi
Published: March 1, 2024
Share
SHARE

Penyakit tidak menular menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat karena tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi secara global, merupakan jenis penyakit yang tak bisa ditularkan oleh penderita ke orang lain, jenis penyakit ini berkembang secara perlahan dan terjadi dalam jangka waktu yang panjang.

Istilah-istilah lain dalam penyebutannya yang bervariasi diantaranya :
Penyakit Kronis : penyakit yang menurunkan kondisi penderitanya  secara bertahap dalam waktu yang lama atau menahun dan umumnya mengindikasikan para pengidapnya menderita penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian.
Penyakit Non Infeksi : penyakit yang disebabkan bakteri, virus, parasit, jamur, dan mikroorganisme lainnya, dan ditemukan pada sel dalam diri individu yang tumbuh secara tak normal.
Non Communicable Disease : penis Penyakit yang disebabkan oleh infeksi dan tidak dapat ditularkan ke orang lain.
Penyakit Degenerative, merupakan jenis penyakit yang muncul akibat perubahan fungsi sel-sel pada tubuh yang mempengaruhi fungsi organ, penyakit degenerative juga dapat muncul akibat perubahan usia.

Penyakit tidak menular menimbulkan angka kematian yang tinggi tiap tahunnya dan dapat menjangkiti individu diberbagai usia maupun negara di seluruh dunia. Adapun yang termasuk ke dalam penyakit tidak menular antara lain :
1.Penyakit kardiovaskular yang berkaitan dengan naiknya tekanan darah, gula darah, lipid darah dan obesitas. Kondisi ini mengakibatkan munculnya penyakit seperti serangan jantung, stroke, gangguan pada arteri, penyakit serebrovaskular, penyakit jantung dan berbagai penyakit kardiovaskular lainnya.
2.Berbagai jenis kanker seperti : kanker hati, kanker paru-paru, kanker serviks, kanker payudara, dan jenis kanker lainnya. 
3.Penyakit pernafasan kronis meliputi : asma, hipertensi pada paru, dan berbagai penyakit pernafasan lainnya.
4.Diabetes tipe satu dan tipe dua. Serta jenis penyakit tidak menular lainnya yang kerap ditemukan di sekitar kita seperti Alzheimer, artritis, epilepsy, hemophilia dan berbagai penyakit tidak menular lainnya.

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak ditularkan dari orang ke orang atau dikenal penyakit kronis. Perkembangan penyakit PTM pada umumnya lambat dan memiliki durasi yang panjang. Di Indonesia, PTM yang terbanyak diusia 30-70 tahun adalah penyakit pembuluh darah otak (20,7%), penyakit jantung iskemik (14,7%), diabetes (9,6%), hipertensi (5,4%), penyakit paru obstruksi kronis (4,2%) dan tumor ganas pada payudara (1,7%). 

Penyakit tidak menular menjadi masalah kesehatan masyarakat yang menimbulkan kesakitan, kecacatan dan kematian yang tinggi, serta menimbulkan beban pembiayaan kesehatan sehingga perlu dilakukan penyelenggaraan penanggulangan melalui pencegahan, pengendalian dan penanganan yang komprehensif, efisien, efektif, dan berkelanjutan.

Beberapa faktor yang dapat memicu penyakit tidak menular seperti kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan pola hidup tidak sehat seperti kurangnya aktivitas fisik dan pola makan sembarangan.

Deteksi dini penyakit tidak menular merupakan cara untuk mengetahui faktor resiko terjadinya PTM, termasuk pada masyarakat usia produktif. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan pemeriksaan yang dapat digunakan sebagai indikator penyakit tidak menular yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah dan pemeriksaan asam urat. 

Dimulai tanggal 23 Februari 2024 sampai dengan tanggal 8 Maret 2024, Dinas Kesehatan Kota Batu dibantu oleh tenaga puskesmas se-Kota Batu melakukan pemeriksaan deteksi dini penyakit tidak menular pada ASN Kota Batu yang merupakan bagian dari masyarakat usia produktif. Hal ini bertujuan untuk menilai kualitas kesehatan ASN Kota Batu, sehingga bila ditemukan keadaan abnormal dapat dilakukan penanggulangan segera.

Deteksi dini faktor resiko PTM ini dilakukan karena ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat memiliki tugas utama adalah melayani masyarakat secara prima. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi wawancara faktor risiko, pengukuran berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan laboratorium sederhana (gula darah, kolesterol dan asam urat darah), dan konsultasi dokter. Kegiatan ini dilakukan pada setiap OPD secara terjadwal.


“Deteksi dini faktor resiko PTM ini adalah salah satu kepedulian dari Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Kesehatan dan jaringannya terhadap ASN sebagai pelayan masyarakat agar selalu sehat dan prima dalam rangka melakukan tupoksinya sebagai ASN. Pada awal perjalanan PTM seringkali tidak bergejala dan tidak menunjukkan tanda klinis secara khusus sehingga datang sudah terlambat atau pada stadium lanjut akibat tidak mengetahui dan menyadari kondisi kelainan yang terjadi pada dirinya”

Pengendalian faktor risiko PTM merupakan upaya untuk mencegah agar tidak terjadi faktor risiko bagi yang belum memiliki faktor risiko, mengembalikan kondisi faktor risiko PTM menjadi normal kembali dan atau mencegah terjadinya PTM bagi yang mempunyai faktor risiko. Selanjutnya bagi yang sudah menyandang PTM, pengendalian bertujuan untuk mencegah komplikasi, kecacatan dan kematian dini serta meningkatkan kualitas hidup. Pemeriksaan deteksi dini faktor risiko PTM untuk ASN di Kota Batu rencananya akan dilakukan minimal 2x setahun.

GKB 5 Resmi Beroperasi, UMM Bersiap Jadi Episentrum Medis Nasional
Sapa Konsumen di SPBU, Pertamina Memberikan Promo Spesial Di Hari Pelanggan Nasional
KKI 2025 Sukses Digelar di Kampus Putih: Inovasi Maritim Pecahkan Prestasi Baru
Regenerasi Jurnalis, IJTI Malang Raya Siapkan Calon Jurnalis Muda Berkompeten
Di Baitul Arqom Ormawa, Rektor UMM Ungkap Amanah dan Keadilan Jadi Nafas Kepemimpinan dalam Islam
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News
Pendidikan

Gandeng Industri, UB Bekali Mahasiswa Instrumentasi dengan Praktik Teknologi PLC-HMI

akbar
akbar
October 14, 2026
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ziarah dan Kirim Doa di Makam Mbah Batu
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Kadisparta Kota Batu Apresiasi Diskon 50 Persen JTP Group, Ajak Pelaku Wisata Beri Promo HUT Kota
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Rayakan HUT ke-25 Kota Batu, Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Warga Lokal

Kategori

  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
- Advertisement -
Ad imageAd image
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
© Agro Redaksi. by carabellijuliet.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up