By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

Agro Redaksi

Redaksi Malang Raya

Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Reading: Pasar Saham Memerah Akibat Kepanikan Global, Dosen UMM Imbau Masyarakat Tak Terbawa Arus
Share
Font ResizerAa
Agro RedaksiAgro Redaksi
Search
  • Agro Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara Batu
  • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Have an existing account? Sign In
Follow US
Agro Redaksi > Blog > Ekonomi > Pasar Saham Memerah Akibat Kepanikan Global, Dosen UMM Imbau Masyarakat Tak Terbawa Arus
EkonomiPendidikan

Pasar Saham Memerah Akibat Kepanikan Global, Dosen UMM Imbau Masyarakat Tak Terbawa Arus

akbar
Last updated: June 10, 2026 7:37 pm
akbar
Published: June 10, 2026
Share
SHARE

Agroredaksi.com-Merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga lebih dari 20 persen sejak awal 2026 memicu kekhawatiran publik akan datangnya krisis ekonomi. Namun, pengamat ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menegaskan bahwa fenomena ini murni akibat kepanikan psikologis pasar sesaat, bukan cerminan fundamental makroekonomi nasional yang rapuh.

Novi Puji Lestari, S.E., M.M., Dosen Manajemen UMM memaparkan bahwa tren negatif di lantai bursa belakangan ini tidak mencerminkan fundamental ekonomi yang sebenarnya. Tekanan jual yang masif di pasar modal lebih didorong oleh krisis kepercayaan yang berujung pada reaksi berlebihan dan tergesa-gesa dari para investor.

“Secara keseluruhan, turunnya IHSG saat ini murni dipicu oleh panic selling dari para investor yang merasa khawatir secara berlebihan. Perlu dipahami bahwa pasar biasanya akan bergerak merespons ketakutan jauh lebih cepat, bahkan sebelum kondisi ekonomi riil kita benar-benar membaik atau memburuk,” jelasnya.

Lebih lanjut, Novi sapaan akrabnya membeberkan pemicu utama gelombang kekhawatiran tersebut yang bermula dari tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kondisi kurs yang fluktuatif ini membuat aset domestik terlihat sangat berisiko bagi investor asing. Selain itu, investor juga mengalami krisis kepercayaan terhadap stabilitas fiskal, yang berdampak langsung pada menurunnya daya tarik investasi Indonesia dibandingkan negara-negara berkembang lainnya.

“Investor asing itu tidak hanya melihat angka di atas kertas, mereka sangat sensitif terhadap isu stabilitas fiskal. Ketika rupiah terus melemah, kepanikan mereka memuncak karena merasa aset mereka di Indonesia semakin berisiko tinggi. Inilah yang memicu penarikan dana dan krisis kepercayaan secara besar-besaran dari bursa kita,” tegasnya.

Faktor lain yang tak kalah penting adalah rambatan dampak dari ketidakpastian global. Mengacu pada hasil penelitiannya terkait ekonomi global, Novi menyebut arus globalisasi telah menipiskan batas ekonomi antarnegara. Gejolak geopolitik dunia, seperti memanasnya perang dagang antara AS dan China serta eskalasi konflik di Timur Tengah, selalu berhasil mengirimkan sentimen negatif ke bursa domestik, sekecil apa pun eskalasinya.

“Faktor globalisasi ini membuat sekat antarnegara menjadi sangat tipis. Konflik di Timur Tengah maupun tensi dagang AS-China sekecil apa pun dampaknya, pasti akan langsung merembet dan menciptakan sentimen negatif yang menghantam psikologis pasar domestik kita,” tambahnya.

Meskipun papan bursa saat ini dipenuhi sentimen negatif imbas dinamika global, pemerintah memastikan bahwa fundamental makroekonomi Indonesia masih sangat solid. Oleh karena itu, masyarakat awam dan investor pemula diimbau untuk tidak gegabah, menghindari aksi ikut-ikutan menjual rugi (cut loss) tanpa dasar, dan menjadikan fluktuasi ini sebagai momen untuk berinvestasi secara lebih rasional dan terencana.(Sfl/ hms)

Alumni Teknik Mesin UMM, Letkol Basofi, Ajak Wisudawan Berani Keluar dari Zona Nyaman
Respons Era Digital, UMM Cetak Puluhan Trainer Pembelajaran Transformatif
Lima Mahasiswa Kimia UB Ikuti International Summer School di Thailand, Perkuat Kompetensi Akademik dan Jejaring Global
FH UMM Hadirkan 28 Industri, Buka Peluang Karier bagi Ratusan Pencari Kerja
Zero Waste ,UB Dampingi Petani Pujon Manfaatkan Limbah Apel
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News
Pendidikan

Gandeng Industri, UB Bekali Mahasiswa Instrumentasi dengan Praktik Teknologi PLC-HMI

akbar
akbar
October 14, 2026
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ziarah dan Kirim Doa di Makam Mbah Batu
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Kadisparta Kota Batu Apresiasi Diskon 50 Persen JTP Group, Ajak Pelaku Wisata Beri Promo HUT Kota
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Rayakan HUT ke-25 Kota Batu, Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Warga Lokal

Kategori

  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
- Advertisement -
Ad imageAd image
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
© Agro Redaksi. by carabellijuliet.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up