By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

Agro Redaksi

Redaksi Malang Raya

Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Reading: Permintaan Kue Kering Ladu Original Meningkat Jelang Idul Fitri
Share
Font ResizerAa
Agro RedaksiAgro Redaksi
Search
  • Agro Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara Batu
  • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Have an existing account? Sign In
Follow US
Agro Redaksi > Blog > Ekonomi > Permintaan Kue Kering Ladu Original Meningkat Jelang Idul Fitri
EkonomiKota Batu

Permintaan Kue Kering Ladu Original Meningkat Jelang Idul Fitri

akbar
Last updated: March 4, 2026 10:11 am
akbar
Published: March 4, 2026
Share
SHARE

Agroredaksi.com-Di Dusun Kandangan, Desa Gunung Sari, Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu, terdapat sebuah sentra kuliner tradisional yang dikenal sebagai Kampung Ladu. Menjelang bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri, aktivitas di kampung ini meningkat pesat seiring melonjaknya permintaan kue ladu, salah satu jajanan khas berbahan dasar beras ketan.


Salah satu perajin yang masih bertahan dan konsisten menjaga cita rasa tradisional adalah Muhammad Mubin (52), yang telah menekuni usaha pembuatan ladu rumahan selama kurang lebih 30 tahun. Usaha yang ia rintis dari skala kecil ini kini mampu melayani pesanan dari berbagai kota seperti Kediri, Jombang, Surabaya, Jakarta, hingga toko oleh-oleh di wilayah Malang Raya.


Memasuki bulan Ramadan, permintaan ladu mengalami lonjakan signifikan. Dalam satu musim, total pesanan bisa mencapai antara 5 kuintal hingga 1 ton. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Mubin mengaku harus meningkatkan kapasitas produksi secara drastis.

“Kalau bulan biasa, produksi hanya secukupnya untuk pasar. Tapi kalau sudah masuk Ramadan, permintaan naik drastis. Kami harus produksi dari pagi, siang sampai malam agar pesanan terpenuhi,” ujar Mubin.Rabu(04/03/26)

Dalam sehari, Mubin mampu menghabiskan sekitar 30 kilogram beras ketan sebagai bahan dasar. Proses produksi dilakukan bersama istri, anak, serta beberapa anggota keluarga lainnya.
Proses Pembuatan Ladu Tradisional
Pembuatan ladu masih dilakukan secara tradisional dengan beberapa tahapan utama:

Penggilingan Beras Ketan
Beras ketan pilihan digiling hingga menjadi tepung halus.Pemasakan Adonan
Tepung ketan kemudian dimasak dan dicampur dengan gula cair hingga menghasilkan tekstur yang kenyal dan legit.
Adonan diuleni hingga merata dan siap dibentuk sesuai ukuran khas ladu.
Ladu yang telah dibentuk kemudian dijemur di bawah sinar matahari hingga kering sempurna sebelum masuk tahap pengovenan.

Salah satu tantangan utama dalam proses produksi adalah faktor cuaca. Proses pengeringan alami sangat bergantung pada panas matahari, sehingga saat cuaca tidak menentu, produksi bisa terhambat.

“Kendala utama itu cuaca, karena ladu harus benar-benar kering sebelum dioven. Kalau kurang kering, hasilnya tidak maksimal,” tambahnya.

Kampung Ladu Gunung Sari
Kampung Ladu di Desa Gunung Sari kini menjadi salah satu identitas kuliner khas Kota Batu. Deretan rumah produksi sederhana yang tersebar di dusun ini menjadi pusat pembuatan ladu dengan cita rasa autentik yang diwariskan secara turun-temurun.

Selain menjadi sumber penghidupan warga, keberadaan kampung ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata kuliner. Pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan ladu secara tradisional, mulai dari pengolahan bahan hingga penjemuran di halaman rumah warga.
Dengan meningkatnya permintaan setiap Ramadan, Kampung Ladu tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai sentra produksi kue khas yang diminati hingga luar daerah.Di tangan para perajin seperti Muhammad Mubin, ladu bukan sekadar camilan, melainkan warisan rasa yang terus dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi.(Sfl)

KONI Kota Batu Siapkan Musorkot 2026, Sentot Ary Wahyudi: Penjaringan Calon Ketua Dimulai Sebelum Pemilihan
Pertamina Patra Niaga Tambah Hampir 1 Juta Tabung LPG 3 Kg Periode Libur Panjang Maulid Nabi di Jawa Timur
PDAM Tugu Tirta Kota Malang Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Aman Selama Nyepi dan Lebaran
Bocil Abid Seiya,Rilis Album Perdana Berjudul Bumi Kita
Pembelajaran PAUD Naik Kelas, Interactive Smart Board Mulai Digunakan di Kota Batu
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News
Pendidikan

Gandeng Industri, UB Bekali Mahasiswa Instrumentasi dengan Praktik Teknologi PLC-HMI

akbar
akbar
October 14, 2026
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ziarah dan Kirim Doa di Makam Mbah Batu
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Kadisparta Kota Batu Apresiasi Diskon 50 Persen JTP Group, Ajak Pelaku Wisata Beri Promo HUT Kota
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Rayakan HUT ke-25 Kota Batu, Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Warga Lokal

Kategori

  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
- Advertisement -
Ad imageAd image
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
© Agro Redaksi. by carabellijuliet.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up