Agroredaksi.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bergulir di sejumlah sekolah di Kota Batu, termasuk di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Dusun Banaran, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji. Para murid tampak antusias menikmati menu makanan yang diberikan setiap waktu istirahat sekolah.

Setiap hari menu yang disajikan berbeda. Ada susu, nasi, telur, ikan, sayuran, hingga buah-buahan yang disiapkan dalam kemasan higienis untuk menjaga kualitas gizi serta kesehatan anak.
Respons positifpun datang dari orang tua murid. Melisa, salah satu wali murid di SLBN Banaran mengaku program ini membantu memenuhi kebutuhan gizi anak berkebutuhan khusus (ABK).
“Menu cukup baik dan setiap hari bervariasi. Packaging juga bersih. Tapi kami tetap membawa bekal tambahan dari rumah, karena tidak setiap hari anak cocok dengan menu MBG. Kadang kami bawakan lauk kesukaannya seperti sosis atau sup, agar makan lebih lahap,” ujar Melisa.

Pihak sekolah juga menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Kepala SLBN Bumiaji Siti Muawanah menjelaskan bahwa MBG mampu meningkatkan motivasi kehadiran siswa di sekolah.
“Selama program berjalan, semua lancar dan tidak ada kendala. Justru anak-anak semakin antusias berangkat sekolah karena penasaran dengan menu apa yang akan disajikan hari ini,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki karakteristik berbeda dalam hal makanan. Karena itu pihak sekolah memberi ruang bagi orang tua untuk tetap menyediakan tambahan makanan pendamping sesuai kebutuhan anak.

Perlu di ketahui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pemerintah yang bertujuan:
Meningkatkan asupan nutrisi bagi anak usia sekolah
Mencegah stunting dan gizi buruk
Mendorong produktivitas dan konsentrasi belajar
Mengurangi ketimpangan akses pangan antarwilayah
Program ini digulirkan secara bertahap dan ditargetkan dapat menjangkau seluruh satuan pendidikan, termasuk sekolah inklusi dan sekolah luar biasa seperti di seluruh Indonesia.
Dengan program ini, pemerintah berharap setiap anak Indonesia — termasuk anak berkebutuhan khusus — memperoleh hak yang sama atas gizi yang seimbang untuk mendukung tumbuh kembang dan masa depan mereka.
Program MBG di SLBN dusun Banaran kecamatan Bumiaji kota batu menjadi salah satu contoh nyata kolaborasi pemerintah, sekolah, dan orang tua dalam mendukung kesehatan dan pendidikan anak. Karena bagi mereka, makanan bergizi bukan sekadar mengenyangkan, tetapi juga menjadi energi untuk meraih mimpi.(Sfl)

