Agroredaksi.com-Malang, 27 Oktober 2025 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) kembali menggelar Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025, pada Minggu (26/10), di Balai Kota Malang. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Financial Evolution: Perjalanan Menuju Kemandirian Keuangan”, menghadirkan beragam aktivitas edukatif dan hiburan menarik.

Puncak BIK 2025 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan nasional yang rutin diselenggarakan setiap Oktober sejak 2016, sebagai upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat secara berkelanjutan.

Acara dihadiri oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Kepala OJK Malang Farid Faletehan, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Febrina, Komandan Kodim 0833 Malang Kota Letkol Inf. Dedy Aziz, Danmenarmed 2/PY/2 Kostrad Letkol Arm Rohmadi, para kepala dinas di lingkungan Pemkot Malang, serta pimpinan lembaga jasa keuangan di wilayah kerja OJK Malang.
“Kegiatan seperti ini tidak akan terwujud tanpa kolaborasi yang kuat antara OJK, FKIJK, dan dukungan luar biasa dari Pemerintah Kota Malang. Kami berharap upaya bersama ini dapat memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan masyarakat secara merata dan berkelanjutan,” ujar Farid Faletehan, Kepala OJK Malang.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menekankan pentingnya literasi keuangan dalam membangun ekonomi yang inklusif.

“Saya mengapresiasi langkah OJK dan seluruh pelaku industri jasa keuangan yang menghadirkan kegiatan positif seperti ini. Masyarakat harus semakin cerdas mengelola keuangan dan tidak mudah tergiur oleh penawaran investasi maupun pinjaman ilegal,” ungkap Wahyu.
Puncak BIK 2025 diikuti oleh lebih dari 2.500 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Acara diawali dengan fun walk dan fun zumba, serta ditutup dengan penampilan musisi Adrian Khalif.

Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan oleh Financial Expo dan Pasar Rakyat UMKM yang menghadirkan lebih dari 40 lembaga jasa keuangan dan 50 pelaku UMKM binaan FKIJK, termasuk partisipasi Kampoeng Heritage Kajoetangan.
Tahun ini, OJK Malang menghadirkan inovasi baru melalui EduFin Challenge, yaitu zona permainan interaktif yang dirancang agar masyarakat belajar keuangan dengan cara yang menyenangkan.
Empat zona utama menggambarkan tahapan perjalanan finansial seseorang:
- Zona Pondasi Keuangan – dasar pengelolaan keuangan;
- Zona Pertumbuhan Keuangan – strategi menabung dan berinvestasi;
- Zona Perlindungan Keuangan – pentingnya manajemen risiko dan kewaspadaan terhadap aktivitas ilegal;
- Zona Kemandirian Keuangan – inspirasi menuju kebebasan finansial.
Zona permainan ini menjadi daya tarik utama bagi pengunjung karena menggabungkan unsur edukasi, interaksi, dan hiburan, serta menjadi pembeda BIK 2025 dari tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai bagian dari BIK 2025 dan World Investor Week (WIW) 2025, OJK Malang juga menggelar ajang Pemilihan Duta Literasi Pasar Modal 2025 (GEMILANG – Generasi Muda Investasi dan Literasi OJK Malang).
Kegiatan ini bertujuan melahirkan generasi muda yang cerdas finansial, memahami investasi yang aman, dan mampu menjadi agen perubahan literasi keuangan di masyarakat.
Proses seleksi berlangsung pada 20–24 Oktober 2025, meliputi pembekalan, tes tulis, pembuatan konten interaktif, serta wawancara dan presentasi. Peserta mendapatkan pelatihan dari berbagai narasumber, antara lain:
Cita Mellisa, Kepala Wilayah Jawa Timur PT Bursa Efek Indonesia,
PT Maybank Sekuritas,
Muhammad Azwar Anas, Asisten Manajer OJK Malang,
Danis Kirana, dan Vicky Arief.
Pemenang Duta Literasi Pasar Modal 2025:
Juara I: Surya Rahmat Fatahillah (Politeknik Negeri Malang) & Saka Lintang Everest (Universitas Brawijaya)
Juara II: Avicenna Raihan Kusuma (UIN Maulana Malik Ibrahim) & Berliana Mulyadi Putri (Universitas Brawijaya)
Juara III: Hidayat Nur Rahman (Universitas Brawijaya) & Shella Mukhti Jeshinta (Universitas Ma Chung)
Harapan I: Eka Risnovandra (UIN Maulana Malik Ibrahim) & Deana Putri Angelene (Universitas Ma Chung)
Harapan II: Miko Amiqul Hikam (Universitas Islam Raden Rahmat Malang) & Ila Nur Alifah Islami (Universitas Negeri Malang)
Apresiasi Program Literasi dan Inklusi Keuangan
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dalam mendukung program literasi dan inklusi keuangan di wilayah kerja OJK Malang, diberikan sejumlah penghargaan, antara lain:
KEJAR Awards – Bank Implementasi KEJAR Terbaik
Sub-kategori Bank Umum: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Regional Malang
Sub-kategori BPR: PT BPR Putera Dana
Bank Mitra Satuan Pendidikan Implementasi KEJAR Terbaik
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Wilayah 18
Financial Literacy Awards
PUJK dengan Program Literasi Keuangan Teraktif: PT BPR Kota Pasuruan (Perseroda)
PUJK dengan Pembentukan OJK PEDULI (Penggerak Duta Literasi Keuangan) Termasif: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Area Malang
OJK Malang berharap seluruh rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2025 dapat menjadi momentum penting untuk mendorong evolusi keuangan masyarakat menuju kemandirian finansial, sekaligus memperkuat kolaborasi antara regulator, pelaku industri, pemerintah daerah, dan masyarakat.(Sfl)

