Agroredaksi.com-KOTA BATU – Suasana Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Batu mendadak ramai dan penuh warna. Bukan karena antrean layanan, melainkan lantaran lantai utama mal berubah menjadi panggung mini untuk para perancang cilik yang unjuk kreativitas dalam Fashion Show Daur Ulang, Rabu (15/11/25).

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu dalam rangka memperingati HUT ke-24 Kota Batu dan HUT ke-3 MPP. Lomba tersebut diikuti oleh siswa-siswi kelas 3 hingga 5 sekolah dasar se-Kota Batu.
Dengan mengusung tema “Pesona Alam dan Budaya Kota Batu”, para peserta tampil memukau mengenakan busana unik hasil kreasi dari bahan daur ulang — mulai dari plastik bekas, kertas koran, hingga botol minuman. Setiap langkah kecil mereka di atas panggung menjadi pesan kuat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Kepala DPMPTSP Kota Batu, Dra. Dyah Lies Tina, menjelaskan bahwa kegiatan ini tak sekadar lomba hiburan, melainkan sarana edukatif untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa sampah pun bisa menjadi sesuatu yang bernilai dan indah jika dikelola dengan kreatif,” ujar Dyah.
Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga mengajak anak-anak memahami manfaat nyata dari daur ulang — mulai dari mengurangi volume sampah, menghemat sumber daya, hingga menciptakan produk bernilai guna. Upaya ini sejalan dengan visi Pemkot Batu dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan berwawasan lingkungan.
Salah satu juri dalam ajang ini, Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Faujiyah Nurrohman, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat para peserta.
“Anak-anak ini luar biasa. Mereka belajar bahwa menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan,” ungkapnya.
Lomba berlangsung meriah dengan sorak dukungan dari para orang tua dan pengunjung MPP yang tetap beroperasi melayani masyarakat. Setiap penampilan memancarkan keceriaan sekaligus pesan ekologis yang kuat.
Melalui kegiatan ini, generasi muda Kota Batu diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang peduli lingkungan, kreatif, dan berani mengekspresikan diri — bahwa menjaga bumi bisa dimulai dari hal kecil, bahkan dari sehelai gaun daur ulang.(Sfl)

