By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

Agro Redaksi

Redaksi Malang Raya

Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Reading: Mahasiswa UB Tawarkan Konsep Blue Industry untuk Pengolahan Mikroalga
Share
Font ResizerAa
Agro RedaksiAgro Redaksi
Search
  • Agro Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara Batu
  • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Have an existing account? Sign In
Follow US
Agro Redaksi > Blog > Malang Raya > Mahasiswa UB Tawarkan Konsep Blue Industry untuk Pengolahan Mikroalga
Malang RayaPendidikan

Mahasiswa UB Tawarkan Konsep Blue Industry untuk Pengolahan Mikroalga

akbar
Last updated: October 7, 2025 8:26 am
akbar
Published: October 7, 2025
Share
SHARE

Agroredaksi.com-Lima mahasiswa UB menawarkan konsep industri biru berbasis pengolahan mikroalga dengan hilirisasi multisektor yang mendukung transisi energi bersih dan ekonomi biru secara berkelanjutan.
Melalui Sistem Alga Generatif Terintegrasi untuk Bioetanol, Pengolahan Air Limbah, dan Akuakultur atau SAGARITA+, tim mahasiswa menawarkan konsep kawasan industri lepas pantai berbasis kultivasi mikroalga yang terintegrasi dengan berbagai sektor, mulai dari bioenergi, pangan, kesehatan, agrikultur, polimer, hingga pariwisata edukatif.


“Indonesia memiliki garis pantai lebih dari 108 ribu kilometer dan potensi energi matahari yang sangat besar. Dengan memanfaatkan laut sebagai ruang produksi energi dan pangan melalui mikroalga, kita bisa menghadirkan solusi konkret atas energy trilemma: keamanan, keterjangkauan, dan keberlanjutan energi,” kata Ketua tim Vincenzio Jocelino.
Vincenzio Jocelino menjelaskan bahwa mikroalga dipilih karena potensinya yang luar biasa.
“Organisme mikroskopis ini mampu tumbuh sangat cepat, menyerap karbon dioksida lebih efektif daripada hutan tropis, dan menghasilkan berbagai produk bernilai tinggi. Dengan pendekatan SAGARITA+, mikroalga tidak hanya menjadi sumber bioenergi, tetapi juga basis industri multi-sektor yang berkelanjutan,” kata Vincezio.
Dia menambahkan, kawasan industri lepas pantai berbasis kultivasi mikroalga merupakan konsep kawasan produksi terpadu yang memanfaatkan area laut lepas sebagai lokasi budidaya mikroalga skala besar.
Mikroalga ini menjadi bahan baku utama untuk berbagai sektor berkelanjutan, misalnya, bisa diolah menjadi bioenergi, seperti biodiesel atau bioetanol dari kandungan lipidnya, untuk pangan dan kesehatan karena mikroalga kaya protein, omega-3, dan antioksidan yang bisa dikembangkan menjadi suplemen atau bahan pangan fungsional, agrikultur, dengan hasil sampingannya seperti biomassa dapat dijadikan pupuk organik atau pakan ternak, polimer, melalui ekstraksi senyawa polisakarida yang bisa digunakan untuk bioplastik ramah lingkungan, dan pariwisata edukatif, dengan memanfaatkan area industri ini sebagai sarana pembelajaran dan wisata sains tentang energi hijau dan ekonomi biru.
Selain sebagai solusi energi bersih, SAGARITA+ juga digagas untuk menjawab tantangan ekonomi global. Kehadiran kawasan ekonomi khusus berbasis mikroalga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, mendorong diversifikasi industri, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi biru dunia.
Tim SAGARITA+ menyadari bahwa implementasi ide ini membutuhkan kolaborasi multi-pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku industri, hingga masyarakat pesisir.
“Namun, kami optimistis SAGARITA+ dapat menjadi prototipe kawasan industri masa depan yang hijau, biru, dan mandiri energi. Dengan lahirnya gagasan ini, diharapkan Indonesia tidak hanya menjadi konsumen energi bersih, tetapi juga pionir dalam membangun,” kata Vincezio.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FTP UB Dr. Ir. Mochamad Bagus Hermanto, S.TP., M.Sc., memberikan apresiasi tinggi atas gagasan tim.
“Ini ide yang sudah matang dan sangat komprehensif. Tinggal bagaimana tim mampu mendeliver gagasannya secara optimal di PIMNAS nanti, baik melalui poster maupun presentasi,” ujarnya.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H., Wakil Rektor III UB Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa. Ia menilai karya mahasiswa UB ini tidak hanya relevan untuk ajang kompetisi, tetapi juga berpotensi dikembangkan agar bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga inovasi ini dapat melangkah hingga PIMNAS dan menjadi kontribusi UB dalam membangun solusi berkelanjutan bagi bangsa,” ujarnya.
SAGARITA+ juga dipamerkan dalam Ekspo PKM Box PIMNAS X PMWF FTP 2025 yang diselenggarakan di parkiran FTP UB pada Jumat (3/10/2025), salah satu output yang dipamerkan merupakan blueprint berjudul “SAGARITA+: Kawasan Ekonomi Khusus Terintegrasi Kultivasi Mikroalga Lepas Pantai untuk Menjadikan Indonesia Pilar Ekonomi Biru Dunia.” Blueprint ini merupakan pengembangan dari proposal PKM-GFT yang menyoroti pentingnya transisi energi bersih dan penguatan ekonomi biru di Indonesia. peradaban baru yang berkelanjutan. (Sfl)/Humas)

FTP Universitas Brawijaya Kembali Raih WBBM dari KemenPAN-RB
Semarak Hari Olahraga Nasional, KKG Kecamatan Dau Gelar Lomba Antar Pelajar SD
Tekanan Ekonomi Global Meningkat, Akademisi UB Ingatkan Beban Subsidi dan Inflasi Dalam Negri
Hilda Daningtyas Terpilih Menjadi Ketua IJTI Korda Malang Raya Periode 2025-2028
UKM Karate UMM Sapu Bersih 16 Medali dan Rajai Kejuaraan Nasional 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News
Pendidikan

Gandeng Industri, UB Bekali Mahasiswa Instrumentasi dengan Praktik Teknologi PLC-HMI

akbar
akbar
October 14, 2026
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ziarah dan Kirim Doa di Makam Mbah Batu
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Kadisparta Kota Batu Apresiasi Diskon 50 Persen JTP Group, Ajak Pelaku Wisata Beri Promo HUT Kota
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Rayakan HUT ke-25 Kota Batu, Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Warga Lokal

Kategori

  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
- Advertisement -
Ad imageAd image
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
© Agro Redaksi. by carabellijuliet.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up