Agroredaksi.com-Sebanyak 200 prajurit TNI Angkatan Laut dari Satkowil dan Satnonkowil mengikuti Pelatihan Babinpotmar Tahun 2025 di wilayah kerja Lanal Malang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi Babinpotmar dalam membina masyarakat maritim.(Kota Batu, 7 September 2025)

Kasubdis Komsosmar, Kolonel Wachid Hasbollah, S.Pd., menjelaskan bahwa pemberdayaan wilayah pertahanan laut (Dawilhanla) merupakan salah satu tugas pokok TNI AL. Melalui Pembinaan Potensi Maritim (Binpotmar), seluruh potensi nasional dipersiapkan untuk enjadi kekuatan pertahanan negara yang bersifat semesta.
“Pelatihan Babinpotmar ini merupakan upaya mewujudkan insan Potmar yang profesional, memiliki kompetensi, serta kemampuan dalam menyelenggarakan kegiatan pembinaan potensi maritim di wilayah masing-masing,” tegas Kolonel Wachid.

Dalam rangkaian Pelatihan Babinpotmar Tahun 2025, para prajurit TNI Angkatan Laut peserta mendapat pembekalan materi ketahanan pangan oleh Fitri Harianto atau yang akrab di panggil Cak Ndan selaku Ketua Yayasan Alamku Hijau.
Materi yang diberikan meliputi pengenalan bibit tanaman buah unggul, teknik budidaya dan perawatan tanaman, serta pembuatan pupuk organik cair.

Menurut Cak Ndan, konservasi yang berdampak ekonomi ini sangat penting bukan hanya untuk menjaga kelestarian alam, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Melalui pengembangan komoditas buah unggul, prajurit tidak hanya menjaga keberlanjutan ekosistem, tetapi juga memperoleh peluang peningkatan nilai ekonomi, sejalan dengan program pemerintah dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional.
Kegiatan ini turut dihadiri Paspotmar Lanal Malang Mayor Laut Hari Handoko, Pembina TK I IV/b Sri Wigati, S.Pd., M.M., Kapten Mar Sujarwo selaku Pabinsis, serta Lettu (S) Fendi.(Sfl)

