AgroRedaksi.com – Kecelakaan lalulintas berakibat korban meninggal dunia kembali terjadi di Jl Rajekwesi Klemuk Songgoriti Kota Batu, 2 Juni 2024 12.00 wib.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah kendaraan sepeda motor honda vario S-6325–ZS dikendarai oleh As’ad Umar warga Ds Jatigedong Kec Ploso Jombang dengan kendaraan susuki carry pickup S-8201-WN yang dikenudikan Achmad Cholqi warga Ds Banjarmelati Kec Mojoroto Kota Kediri.
“Awalnya kendaraan sepeda motor melaju dari arah Barat ke Timur. Posisi jalan menurun tajam sehingga menabrak body belakang kendaraan susuki carry pikcup yang ada di depannya”, demikian disampaikan saksi yang ada di dekat tempat kejadian.
Menurut penglihatan saksi bahwa pengendara sepeda motor tergeletak dijalan raya tidak bergerak. “Saya tidak tau apakah meninggal atau tidak. Pokoknya ada tiga orang yang dibawa ke rumah sakit. Kemudian ada polisi lalu lintas yang datang untuk menangani kecelakaan tersebut”, pungkas saksi.
IPDA Hendri Setiawan, S.H. kanit Gakkum Satlantas Polres Batu, mwakili Kasat Lantas membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut.
“Ya benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan klemuk Songgoriti. Kecelakaan tersebut adalah antara kendaraan sepeda motor honda vario No.Pol. S-6325-ZS dengan kendaraan susuki pickup No. Pol. S-8201-WN,” jelas Ipda Hendri Setiawan, SH.
“Saat mengalami kecelakaan kendaraan sepeda motor Honda Vario S-6325-SZ dikendarai As’ad Umar membonceng istrinya yang bernama Eka Puspitasari Sri Mulyani dan juga anaknya yang berumur 4 tahun bernama Jihan Agustin Khoirunnisa.
Sedangkan kendaraan susuki carry pickup No. Pol. S-8201-WN dikemudikan oleh Achmad Cholqi,” ujar Ipda Hendri Setiawan, S.H.
“Berdasarkan keterangan saksi dan situasi jalan, pengendara kendaraan sepeda motor Honda vario S-6325-SZ posisi jalan turunan tajam tidak mampu menguasai laju kendaraanya sehingga menabrak body belakang pojok kanan kendaraan susuki carry pickup S-8201-WN yang ada didepannya.
Sehingga pengendara kendaraan sepeda motor dan juga yang diboncengan sama sama terjatuh ke aspalan jalan,” ungkap Ipda Hendri Setiawan, S.H.
“Akibat kejadian kecelkaan tersebut ada satu orang korban meninggal dunia yaitu As’ad Umar. Sedangkan istrinya dan anaknya mengalami luka – luka dirawat di RS Hasta Brata Batu.
Kami masih melakukan proses penyelidikan terhadap kecelakaan tersebut. Sehingga kami belum bisa menentukan siapa tersangkanya. Kami masih akan mendalami keterangan saksi – saksi,” jawab Ipda Hendri Setiawan, S.H.
“Karena itu kami selalu menghimbau kepada pengguna jalan agar lebih baik tidak melewati jalur jalan klemuk. Apalagi kalau dari arah barat dan kondisi kendaraan tidak benar benar fit. Lebih baik tetap melewati jalur jalan utama biarpun agak lebih lambat. Lebih baik lambat tetapi selamat.
Dari pada ingin cepat tetapi justru mengalami hal hal yang tidak diinginkan. Karena dari arah barat ke timur atau Pujon ke Batu jalur jalan klemuk adalah tikungan dan turunan tajam,” pungkas Ipda Hendri Setiawan, S.H. (sfl)

