Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia, menyiapkan Uang Pecahan Layak Edar (ULE) sebesar Rp 4,69 triliun pada momen Ramadan dan Idul Fitri 2024. Uang pecahan ini guna memenuhi kebutuhan penukaran uang masyarakat dalam momen tersebut.
Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Malang, Febrina mengatakan, bahwa, jumlah ULE yang disediakan ini meningkat 1,79 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp 4,64 triliun.
“Kenaikan ini mempertimbangkan atas realisasi pada tahun lalu, dan berapa uang yang kembali ke BI. Jadi kami tingkatkan 1,79 persen,” tutur perempuan kelahiran Palembang ini.

Persediaan uang pecahan itu nantinya kan didistribusikan pada titik-titik atau tempat penukaran uang yang telah ditetapkan dan berkolaborasi dengan para perbankan. Ada 42 bank di wilayah kerja BI Malang yang terlibat dalam kegiatan penukaran ini.
“Ada 63 titik tempat penukaran di Malamg Raya, Pasuruan dan Probolinggo,” jelasnya wanita yang belum lama di lantik sebagai KPw BI Malang ini.
Untuk dapat melakukan penukaran uang pecahan baru, masyarakat harus mengikuti mekanisme yang telah ditentukan. Masyarakat harus mendownload aplikasi Pintar BI dan kemudian melakukan pendaftaran pada aplikasi tersebut.
Meski begitu, penukaran juga dapat dilakukan secara go show atau langsung, dengan catatan ketika stok uang pecahan baru masih tersedia di lokasi penukaran uang.
Dalam penukaran uang pecahan baru. Terdapat ketentuan yang harus dipatuhi masyarakat. Maksimal setiap orang dapat menukar uang pecahan baru dengan paket yang disediakan.
“Perorang perpaket maksimal Rp 3,8 juta, hal ini tentunya untuk pemerataan agar masyarakat bisa menikmati layanan penukaran uang yang layak edar,” katanya.
Dalam setiap paket penukaran uang pecahan baru, terdiri dari beberapa pecahan uang, yakni pecahan Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000 dan Rp 1.000,.(sfl)

