By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

Agro Redaksi

Redaksi Malang Raya

Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Reading: Jalur Pendakian Gunung Panderman Sementara Ditutup, Petugas Pastikan Tak Ada Api Susulan
Share
Font ResizerAa
Agro RedaksiAgro Redaksi
Search
  • Agro Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara Batu
  • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Have an existing account? Sign In
Follow US
Agro Redaksi > Blog > Peristiwa > Jalur Pendakian Gunung Panderman Sementara Ditutup, Petugas Pastikan Tak Ada Api Susulan
Peristiwa

Jalur Pendakian Gunung Panderman Sementara Ditutup, Petugas Pastikan Tak Ada Api Susulan

akbar
Last updated: September 2, 2026 10:34 am
akbar
Published: September 2, 2026
Share
SHARE

Agroredaksi.com — KOTA BATU — Jalur pendakian Gunung Panderman di Kota Batu, Jawa Timur, untuk sementara masih ditutup menyusul adanya kebakaran hutan dan lahan di kawasan tersebut pada hari Selasa 01 September 2026.


Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi demi keselamatan para pendaki, sekaligus memberikan kesempatan kepada petugas untuk memastikan kondisi kawasan benar-benar aman dari potensi munculnya kembali titik api.


Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Doddy Faturrahman, mengatakan hingga saat ini belum ada kepastian kapan jalur pendakian akan dibuka kembali. Keputusan pembukaan jalur nantinya menunggu arahan dari pihak Perhutani.Rabu (02/09/26).

“Untuk saat ini pendakian masih kondisi ditutup. Nanti dari Perhutani akan memberikan arahan ke titik loket pendakian untuk dibuka. Kapan dibukanya kembali, kita juga belum mendapatkan informasi,” ujar Doddy.

Menurutnya, tim Perhutani kembali melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan tidak ada material yang masih menyimpan bara api dan berpotensi menimbulkan kembali lidah api.
Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kawasan benar-benar aman sebelum aktivitas pendakian kembali diperbolehkan.

“Untuk hari ini Rabu dua September 2026 tim Perhutani akan naik lagi untuk memastikan atau mengecek, mungkin masih ada barang-barang atau material api yang tertinggal yang bisa membuat lidah api muncul kembali,” jelasnya.

Doddy menegaskan, selama status pendakian masih ditutup, masyarakat maupun pendaki tidak diperbolehkan memasuki jalur pendakian.
Sistem loket pendakian yang telah menggunakan aplikasi juga memudahkan petugas dalam mengontrol pendaki. Ketika jalur dinyatakan ditutup, pendaki yang telah memiliki tiket tetap tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan menuju kawasan atas.
Dalam proses penanganan kebakaran, petugas menggunakan akses yang dinilai paling cepat untuk menuju titik api. Salah satunya melalui akses Pos Tiket Panderman atau Seru dengan menggunakan kendaraan roda dua.
Sementara untuk kawasan Gunung Butak, terdapat sejumlah akses yang dapat digunakan untuk menuju lokasi maupun jalur evakuasi, di antaranya dari Blitar menuju Baranto serta dari arah Indahulu.
Kebakaran Didominasi Ilalang dan Pohon Lapuk
Doddy menjelaskan, material yang terbakar di lokasi didominasi ilalang. Di sekitar kawasan tersebut juga terdapat pepohonan yang sudah lapuk dan mati sehingga mudah terbakar.

“Yang terbakar itu ilalang. Di situ juga ada pohon, tetapi pohonnya merupakan pohon yang sudah lapuk, sudah mati di hutan,” katanya.

Kondisi material kering tersebut menjadi perhatian petugas karena masih berpotensi menjadi bahan bakar apabila terdapat bara api yang belum sepenuhnya padam.
BPBD Kota Batu bersama Perhutani dan unsur terkait masih melakukan pemantauan serta pengecekan di kawasan terdampak.
Masyarakat dan para pendaki diimbau untuk mematuhi penutupan jalur dan tidak memaksakan diri melakukan pendakian sebelum ada keputusan resmi bahwa kawasan tersebut telah dinyatakan aman.
Hingga saat ini, waktu pembukaan kembali jalur pendakian Gunung Panderman belum ditentukan dan masih menunggu hasil pengecekan lapangan serta arahan dari pihak Perhutani.(Sfl)

Warung Ramai Pembeli di Tlogomas Terbakar, Api Diduga dari LPG 3 Kg
PJT I Atur Akses Bendungan Lahor Demi Keamanan Obvitnas dan Keselamatan Publik
Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Jurnalis Malang Raya Gelar Doa Bersama
Bea Cukai Malang Gagalkan Pengiriman Tembakau Iris Ilegal di Tol Malang–Pandaan
MEGA SCIENCE CENTER DAN BUDAYA JATIM PARK 1 HADIRKAN 1.640 KOLEKSI, PADUKAN SAINS, TEKNOLOGI, DAN SEJARAH
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News
Pendidikan

Gandeng Industri, UB Bekali Mahasiswa Instrumentasi dengan Praktik Teknologi PLC-HMI

akbar
akbar
October 14, 2026
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ziarah dan Kirim Doa di Makam Mbah Batu
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Kadisparta Kota Batu Apresiasi Diskon 50 Persen JTP Group, Ajak Pelaku Wisata Beri Promo HUT Kota
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Rayakan HUT ke-25 Kota Batu, Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Warga Lokal

Kategori

  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
- Advertisement -
Ad imageAd image
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
© Agro Redaksi. by carabellijuliet.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up