Agroredaksi.com-KOTA BATU — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di lingkungan RT 04 RW 12, Perum Puri Indah, Dusun Gondorejo, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kota Batu. Warga menggelar lomba unik Voli Terpal Antar Dawis yang berlangsung penuh gelak tawa, sportivitas, sekaligus menjadi ajang mempererat kekompakan antarwarga.

Lomba ini diikuti empat kelompok Dawis yang seluruhnya berasal dari lingkungan Perum Puri Indah RT 04. Masing-masing tim beranggotakan enam pemain, dengan ketentuan sedikitnya dua pemain merupakan ibu-ibu.
Keunikan lomba terletak pada penggunaan net yang ditutup terpal. Kondisi tersebut membuat para pemain tidak dapat melihat secara langsung arah datangnya bola dari sisi lawan. Akibatnya, setiap pemain harus mengandalkan komunikasi, pendengaran, insting, serta kekompakan untuk mengantisipasi bola.
Tak jarang, bola yang datang secara tiba-tiba membuat pemain salah memperkirakan arah dan justru memunculkan gelak tawa para penonton. Meski berlangsung santai dan penuh hiburan, setiap tim tetap menunjukkan semangat untuk memenangkan pertandingan.
Sorak-sorai warga terdengar sepanjang pertandingan. Dukungan dari keluarga dan warga sekitar semakin membuat suasana perlombaan terasa seperti pertandingan olahraga sungguhan.
Panitia pelaksana Suwaji mengatakan, lomba tersebut sengaja dibuat dengan konsep yang berbeda agar seluruh warga dapat ikut menikmati kemeriahan HUT Kemerdekaan RI.
“Kami ingin kegiatan Agustusan ini tidak hanya sekadar mencari juara. Yang paling penting adalah kebersamaan, kekompakan dan guyub rukun antarwarga. Dengan adanya lomba seperti ini, warga bisa berkumpul, saling mengenal dan menikmati kemeriahan HUT RI bersama-sama,” ujar Suwaji.
Menurutnya, konsep voli terpal dipilih karena mampu melibatkan warga dari berbagai usia sekaligus memberikan hiburan tersendiri. Kehadiran ibu-ibu dalam setiap tim juga menjadi bagian penting untuk membangun kebersamaan antaranggota Dawis..
“Voli terpal ini memang sengaja dibuat supaya berbeda dari voli biasa. Karena bolanya tidak terlihat, komunikasi tim menjadi sangat penting. Di situlah serunya, kadang sudah yakin bola datang dari kanan, ternyata dari kiri. Jadi semua tertawa bersama,” tambahnya.
Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi warga untuk menumbuhkan nilai-nilai sportivitas dan gotong royong. Para peserta dituntut tidak hanya memiliki kemampuan bermain, tetapi juga mampu bekerja sama dan saling memberikan semangat kepada anggota tim.
Suwaji menambahkan, seluruh tim nantinya akan saling bertemu dalam sistem pertandingan antarempat Dawis. Persaingan memperebutkan posisi juara pun dipastikan berlangsung menarik karena masing-masing kelompok memiliki semangat dan kekuatan yang berbeda.
“Semua Dawis akan saling bertemu. Jadi bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana seluruh peserta bisa menikmati pertandingan dan menjaga sportivitas. Harapannya, setelah lomba ini hubungan antarwarga semakin dekat,” jelasnya.
Untuk menambah semangat peserta, panitia menyediakan hadiah uang tunai dengan total Rp600 ribu, ditambah Piala Bergilir. Piala tersebut menjadi simbol kebanggaan bagi Dawis yang berhasil menjadi juara dan diharapkan dapat kembali diperebutkan pada perayaan berikutnya.
Warga berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata. Selain menghidupkan suasana peringatan HUT Kemerdekaan, kegiatan tersebut dinilai mampu menjadi wadah untuk menjaga komunikasi, memperkuat persaudaraan dan membangun rasa memiliki terhadap lingkungan.
Melalui lomba sederhana namun penuh keceriaan tersebut, semangat kemerdekaan di Perum Puri Indah tidak hanya diwujudkan melalui perlombaan, tetapi juga melalui kebersamaan. Voli Terpal Antar Dawis menjadi gambaran bahwa semangat gotong royong dan persatuan dapat tumbuh dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan warga sekitar.(BD)
—
Kirim dari Fast Notepad

