Agroredaksi.com – Menurunnya suhu udara di Kota Batu hingga di bawah 17 derajat Celsius berpotensi meningkatkan sejumlah gangguan kesehatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap penyakit yang dipicu cuaca dingin dan udara kering.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Batu, Dr. Icang Sarrazin. mengatakan kondisi cuaca seperti saat ini dapat memicu meningkatnya kasus penyakit yang berkaitan dengan alergi maupun gangguan saluran pernapasan.
“Pada suhu yang cukup rendah seperti sekarang, penyakit yang berkaitan dengan alergi cenderung meningkat. Misalnya urtikaria atau biduran, di mana kulit tiba-tiba muncul bentol-bentol tanpa penyebab yang jelas,” ujarnya.

Selain alergi, penderita Penyakit Paru Obstruktif Menahun (PPOM), seperti asma, bronkitis kronis, hingga gangguan paru akibat faktor usia, juga berisiko mengalami kekambuhan ketika udara menjadi lebih dingin.
Menurutnya, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) juga diperkirakan meningkat. Udara yang dingin dan kering dapat mengiritasi saluran pernapasan sehingga memicu batuk, pilek, hingga sesak napas, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan kronis.
“Cuaca seperti ini membuat penyakit batuk dan ISPA lebih mudah muncul. Seseorang yang sebelumnya tidak batuk bisa tiba-tiba mengalami batuk pada malam hari karena pengaruh udara dingin dan debu,” jelasnya.
Untuk mengurangi risiko tersebut, Dinkes Kota Batu mengimbau masyarakat menghindari faktor pemicu alergi serta menjaga daya tahan tubuh. Saat beraktivitas di luar rumah, terutama malam hari atau di lokasi yang berdebu dan ramai, masyarakat disarankan mengenakan jaket dan masker.
Dr. Icang juga mengingatkan masyarakat yang memiliki riwayat alergi agar mengenali dan menghindari pemicu masing-masing. Misalnya, alergi terhadap makanan tertentu seperti udang atau petis, maupun alergi terhadap udara dingin.
“Kalau memang tidak tahan udara dingin, sebaiknya batasi aktivitas di malam hari. Jika terpaksa keluar rumah, gunakan jaket dan masker agar tubuh tetap terlindungi,” katanya.
Selain itu, masyarakat dianjurkan mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta menjaga kebersihan lingkungan untuk meminimalkan paparan debu dan penyebab penyakit lainnya.
Dinkes Kota Batu berharap masyarakat tetap waspada selama musim udara dingin berlangsung agar risiko gangguan kesehatan dapat ditekan dan aktivitas sehari-hari tetap berjalan dengan baik.(Sfl)

