Agroredaksi.com- BATU – Sebanyak 60 klub Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur mengikuti turnamen sepak bola usia dini kelompok umur (KU) 10 dan KU 12 yang digelar di Lapangan Agrokusuma, Kota Batu, pada 19–20 Juni 2026.
Kompetisi yang berlangsung selama dua hari tersebut diselenggarakan oleh Organisasi Masyarakat Laskar Sakera Malang Raya sebagai ajang pencarian bibit-bibit pemain sepak bola muda terbaik di Jawa Timur.

Selain memperebutkan gelar juara, turnamen ini juga menjadi kesempatan emas bagi para peserta. Pasalnya, tim yang berhasil meraih juara pertama akan mendapatkan golden ticket untuk mengikuti ajang sepak bola tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta.

CEO Portal, Galuh Pribadi, mengatakan bahwa turnamen tersebut merupakan wadah bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus menjadi sarana pembinaan sepak bola usia dini.
“Turnamen ini menjadi ruang bagi talenta-talenta muda sepak bola Jawa Timur untuk berkembang dan berkompetisi secara sehat. Kami ingin membantu menemukan pemain-pemain terbaik yang nantinya dapat melangkah ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Menurut Galuh, antusiasme peserta yang mencapai 60 klub menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pembinaan sepak bola usia dini. Ia berharap dari kompetisi tersebut lahir pemain-pemain potensial yang mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di masa mendatang.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, mengapresiasi terselenggaranya turnamen yang melibatkan puluhan SSB dari berbagai daerah di Jawa Timur tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan olahraga sepak bola yang digagas Laskar Sakera Malang Raya. Kegiatan ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka di bidang olahraga, khususnya sepak bola,” kata Heli.
Menurutnya, kompetisi olahraga tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda. Melalui pertandingan, para peserta belajar tentang sportivitas, disiplin, kerja sama tim, serta semangat juang yang tinggi.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu menjadi bagian dari pembinaan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan memiliki mental yang kuat. Pemerintah Kota Batu tentu mendukung upaya-upaya pengembangan olahraga usia dini,” tambahnya.
Turnamen yang berlangsung hingga 20 Juni 2026 tersebut diharapkan mampu melahirkan klub dan pemain terbaik dari Jawa Timur yang siap bersaing di tingkat nasional sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia dini di daerah.(Sfl)

