Agroredaksi.com-BATU – Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah Kota Batu menggelar pelatihan bertema “Di Era Digitalisasi dalam Pembuatan Video Menarik” bagi para guru PAUD se-Kecamatan Batu, Selasa (20/5/2026), di Hotel Batusuki, Kota Batu. Kegiatan ini menjadi bagian dari rencana tindak lanjut program digitalisasi pembelajaran jenjang PAUD se-Kota Batu.

Pelatihan berlangsung antusias dengan menghadirkan materi seputar pemanfaatan media digital, editing video, hingga penyiaran ramah anak. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang transfer knowledge atau transfer ilmu di bidang digital kepada para tenaga pendidik agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, S.T., M.T., Ph.D.
Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguasaan teknologi digital bagi guru PAUD di tengah perkembangan era digitalisasi.

“Guru PAUD saat ini tidak hanya dituntut mampu mengajar secara konvensional, tetapi juga harus kreatif dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik, edukatif, dan ramah anak melalui platform digital,” ujar Alfi
Ia berharap pelatihan tersebut mampu menjadi langkah pengimbasan digitalisasi PAUD di Kota Batu sehingga para guru dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah masing-masing.
“Harapan kami, setelah pelatihan ini para guru dapat mengimbaskan ilmu digitalisasi kepada rekan-rekan pendidik lainnya dan memanfaatkan teknologi secara positif untuk mendukung kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Batu,” tambahnya.
Dalam Bimtek selama dua hari tersebut para peserta akan di beri pemaparan materi oleh para pemateri berkopeten baik dari media televisi , radio, cetak maupun online.

Materi pelatihan disampaikan salah satunya oleh Kepala Berita Agropolitan Televisi Kota Batu, Budi Yulianto, yang memiliki pengalaman di bidang televisi, media cetak, dan media online. Dalam paparannya, ia menjelaskan perkembangan dunia penyiaran dan editing video di era digital yang kini semakin mudah diakses melalui komputer maupun smartphone.
Menurut Budi Yulianto, editing video merupakan proses menyusun dan memodifikasi rekaman video dengan menambahkan audio, teks, efek, serta transisi agar menghasilkan tayangan yang menarik dan informatif.
“Di era digital saat ini, kemampuan membuat konten video menjadi keterampilan penting bagi guru karena dapat membantu proses pembelajaran lebih kreatif, interaktif, dan mudah dipahami anak-anak,” jelasnya.
Para peserta juga dikenalkan dengan berbagai aplikasi editing video seperti Adobe Premiere, CapCut, dan Sony Vegas yang dapat dimanfaatkan untuk membuat konten pembelajaran kreatif.
Selain membahas teknis editing video, materi pelatihan turut menyoroti pentingnya penyiaran ramah anak di tengah pesatnya perkembangan media digital. Para guru diajak memahami pentingnya literasi digital serta peran sekolah dan orang tua dalam mengarahkan penggunaan media digital ke arah yang positif dan edukatif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru PAUD di Kecamatan Batu mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan kreatif untuk menciptakan media pembelajaran yang menarik, interaktif, serta mendukung perkembangan karakter anak di era digital.(Sfl)

