Agroredaksi.com – BATU – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan terus dilakukan sejak usia dini. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi pilah sampah yang diikuti siswa kelas 4 di MI Alam Lukman Al Hakim, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu, dengan menghadirkan narasumber dari Tim Penggerak PKK Kota Batu.Sabtu(18/04/26).

Kegiatan ini menghadirkan Ketua dan Wakil Ketua Pokja 3 TP-PKK Kota Batu, Dian Hikmawati dan Dwi Harining. Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya memilah sampah sebagai langkah sederhana dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Dalam pemaparannya, Dian Hikmawati menegaskan bahwa edukasi pilah sampah perlu dikenalkan sejak dini agar menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada anak-anak bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal kecil, seperti memilah sampah dengan benar,” ujarnya.
Sementara itu, Dwi Harining menambahkan bahwa peran generasi muda sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di masa depan.
“Anak-anak adalah agen perubahan. Jika sejak dini sudah dibiasakan peduli lingkungan, maka ke depan mereka akan menjadi generasi yang lebih bertanggung jawab terhadap kebersihan,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diberikan pemahaman tentang jenis-jenis sampah, mulai dari sampah organik, anorganik, residu, hingga limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Mereka juga diajarkan cara membuang sampah berisiko seperti tusuk sate dan pecahan kaca agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain, yakni dengan membungkusnya terlebih dahulu sebelum dibuang.Tak hanya itu, para siswa juga dikenalkan konsep 3R, yaitu reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (mendaur ulang). Melalui konsep ini, siswa diajak untuk lebih bijak dalam mengelola sampah serta memahami bahwa sampah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat.Sebagai bentuk praktik nyata, kegiatan ini juga memperkenalkan pembuatan eco enzyme dari kulit buah-buahan. Para siswa diberi pemahaman mengenai proses pembuatan serta manfaat eco enzyme untuk kebutuhan sehari-hari, seperti pembersih alami dan penyubur tanaman.
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga diskusi interaktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan sehari-hari.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pula tercipta lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mendukung gerakan peduli lingkungan di Kota Batu.(Sfl)

