Agroredaksi.com – MALANG – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah makan Tegal di Jalan Raya Tlogomas Nomor 23, Kota Malang, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Insiden tersebut terjadi saat warung dalam kondisi ramai pengunjung yang tengah menikmati hidangan.

Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba langsung memicu kepanikan. Sejumlah pembeli dan pegawai berhamburan keluar menyelamatkan diri saat api dengan cepat membesar dan melalap bagian dapur hingga area utama warung.

Pemilik warung, Awang, tampak syok menyaksikan usahanya dilalap si jago merah dalam hitungan menit. Ia menuturkan, kebakaran diduga kuat berasal dari tabung gas elpiji 3 kilogram yang tengah diganti oleh salah satu pegawainya.
“Api berasal dari tabung gas 3 kilo. Saat itu pegawai saya hendak mengganti tabung yang habis. Tapi waktu memasang regulator ke tabung yang baru, tiba-tiba muncul percikan api dan langsung menyambar hingga membesar,” ungkap Awang kepada awak media.
Percikan api tersebut dengan cepat menyambar material mudah terbakar di area dapur, sampai tempat makan ,sehingga api sulit dikendalikan pada awal kejadian. Dalam insiden ini, satu orang pegawai yang berada paling dekat dengan sumber api mengalami luka bakar dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan cukup besar karena sebagian besar bangunan dan peralatan warung hangus terbakar.
Beruntung, lokasi warung yang berada di tepi jalan utama memudahkan akses petugas pemadam kebakaran. Beberapa unit mobil damkar yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman, sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Peristiwa kebakaran ini juga sempat berdampak pada arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Tlogomas. Kemacetan terjadi karena banyaknya warga dan pengguna jalan yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat kejadian tersebut, ditambah proses penanganan oleh petugas di lokasi.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait total kerugian serta penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran.(Sfl)

