Agroredaksi.com-Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menggelar program mudik gratis bagi masyarakat pada tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus membantu masyarakat pulang ke kampung halaman saat momen Lebaran.Pada tahun ini, PJT I memberangkatkan sebanyak 10 armada bus yang terdiri dari 8 bus besar berkapasitas 45 penumpang dan 2 bus tanggung berkapasitas 30 penumpang. Total 377 pemudik diberangkatkan melalui dua titik keberangkatan, yakni dua bus dari rute Jakarta–Solo–Surabaya–Malang serta delapan bus yang berangkat dari kantor pusat PJT I di Malang.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I,Dr.Ir Fahmi Hidayat, mengatakan program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman.
“Program mudik gratis ini merupakan wujud komitmen Perum Jasa Tirta I dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus membantu masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan aman, nyaman, dan selamat,” ujar Fahmi.
Ia menambahkan, jumlah pemudik yang difasilitasi PJT I setiap tahun terus mengalami peningkatan sejak program tersebut digelar pada 2023.
“Setiap tahun jumlah peserta dan armada terus meningkat. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap program mudik gratis yang kami selenggarakan,” tambahnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, PJT I juga membuka satu rute baru, yakni Malang–Ngawi–Madiun–Ponorogo. Sementara rute lainnya masih sama seperti tahun sebelumnya, seperti Malang–Jakarta, Malang–Bandung, Malang–Semarang jalur utara, Malang–Semarang jalur tengah, Malang–Purwokerto, dan Malang–Banyuwangi.
Untuk menunjang kenyamanan perjalanan, PJT I juga membekali para pemudik dengan goodie bag berisi bantal, kue kaleng, roti, nasi, air mineral, serta obat-obatan ringan seperti obat diare, masuk angin, sakit kepala, dan maag.
Selain itu, sebelum keberangkatan seluruh kru bus juga menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter perusahaan, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga pemeriksaan fisik guna memastikan kondisi kru dalam keadaan sehat selama perjalanan.(Sfl)

