By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

Agro Redaksi

Redaksi Malang Raya

Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Reading: Santri PPI-AMF Ubah Limbah Jagung Jadi Produk Ramah Lingkungan, Raih Medali Nasional
Share
Font ResizerAa
Agro RedaksiAgro Redaksi
Search
  • Agro Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara Batu
  • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
Have an existing account? Sign In
Follow US
Agro Redaksi > Blog > Malang Raya > Santri PPI-AMF Ubah Limbah Jagung Jadi Produk Ramah Lingkungan, Raih Medali Nasional
Malang RayaPendidikan

Santri PPI-AMF Ubah Limbah Jagung Jadi Produk Ramah Lingkungan, Raih Medali Nasional

akbar
Last updated: March 5, 2026 5:07 pm
akbar
Published: March 5, 2026
Share
SHARE

Agroredaksi.com-Tiga siswa kreatif dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Pondok Pesantren Internasional Abdul Malik Fadjar (PPI-AMF) berhasil menciptakan solusi inovatif untuk mengatasi limbah pertanian sekaligus meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Melalui produk bernama Bonggol Arum, Farrell Syatir Wafi Al-Ghani, Athaya Khalfani Arham Prihantoro, dan Maulana Malik Ibrahim berhasil mengolah bonggol jagung menjadi biochar aromatik yang fungsional.

Perwakilan tim, Farrell Syatir Wafi Al-Ghani, menjelaskan bahwa ide pembuatan Bonggol Arum berawal dari pengamatan terhadap melimpahnya limbah pertanian di Kabupaten Malang. Sebagai salah satu sentra jagung terbesar di Jawa Timur, wilayah ini menghasilkan sekitar 51 ribu ton bonggol jagung yang sering kali dibuang atau dibakar oleh petani.

Para santri melihat kondisi tersebut sebagai tantangan sekaligus peluang pemanfaatan limbah biomassa yang belum optimal.

“Di sisi lain, kualitas udara dalam ruangan seperti bau apek dan kelembapan sering menjadi masalah kesehatan pernapasan,” ujar Farrell dalam wawancara pada 2 Maret lalu.

Berangkat dari permasalahan itu, tim AMF menghadirkan solusi berbasis ekonomi sirkular dengan mengolah bonggol jagung melalui proses pirolisis terkendali. Proses ini menghasilkan biochar berpori luas yang efektif menyerap polutan.

Berbeda dengan produk desikan sintetis di pasaran yang berpotensi beracun dan menambah sampah plastik, Bonggol Arum dirancang lebih aman dan berkelanjutan. Produk ini memiliki inovasi 3-in-1 multi action, yakni menyerap bau tidak sedap, mengontrol kelembapan ruangan, serta menyerap polutan udara ringan seperti amonia dan etanol.

Farrell menjelaskan, proses pembuatan dimulai dengan pirolisis bonggol jagung kering pada suhu 300–600 derajat Celcius selama 1 hingga 4 jam untuk menghasilkan biochar padat. Setelah itu, biochar didinginkan dengan cepat dan dibersihkan.

Sementara itu, pewangi alami dibuat dengan merebus bahan organik seperti kayu manis, serai, atau daun jeruk selama 20–30 menit. Larutan tersebut kemudian ditambahkan etanol food grade untuk mengikat aroma, lalu disaring hingga jernih.

Pada tahap akhir, sebanyak 100 gram biochar dicampur dengan 20–30 mililiter ekstrak pewangi. Campuran tersebut didiamkan dalam wadah tertutup selama 24–48 jam agar aroma terserap optimal. Selanjutnya, bahan dikeringkan kembali pada suhu 40–50 derajat Celcius sebelum dikemas dalam kantung teh dan pouch kain goni.

Inovasi ini juga berhasil mengantarkan tim SMA AMF meraih prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Olympicad VIII yang diselenggarakan di Makassar pada Februari 2026, tim Bonggol Arum berhasil meraih medali perak dengan nilai 84,7 dan menempati peringkat kedelapan.

Guru pendamping tim, Rachmadanti Chairatul Nisa, mengaku bangga atas capaian tersebut. Selama proses pengembangan, Rachmadanti memberikan berbagai pendampingan, mulai dari validasi ide dan perumusan solusi, penyusunan proposal, hingga proyeksi keuangan. Ia juga membimbing tim dalam pembuatan prototipe produk, penyusunan pitching deck, pelatihan public speaking, serta memberikan motivasi selama proses kompetisi.

“Saya sangat bangga dengan capaian tim ini. Mereka tidak hanya mampu melihat persoalan limbah bonggol jagung yang selama ini kurang dimanfaatkan, tetapi juga berhasil mengolahnya menjadi produk inovatif yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi,” ujar Rachmadanti Chairatul Nisa.

Ia menjelaskan bahwa selama proses pengembangan, tim mendapatkan pendampingan secara bertahap. Mulai dari validasi ide dan perumusan problem solution, penyusunan proposal penelitian, hingga perhitungan proyeksi keuangan produk.

Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan riset yang dilakukan para santri mampu melahirkan solusi nyata bagi permasalahan lingkungan di sekitar mereka.(Sfl)

Kakek di Malang Ditangkap, Diduga Cabuli Bocah 8 Tahun Tetangganya Sendiri
MAHASISWA UMM OLAH LIMBAH RAMBUT JAGUNG JADI TEH RELAKSASI, SUDAH TERJUAL RIBUAN PRODUK
Guru Besar FAI UMM Dikukuhkan, Bikin Model EMAS Baca Kitab Gundul
Reyhan Ahmad Fahreza, Atlet 10 Tahun Asal Sidoarjo Jadi Peserta Termuda di Carabao International open Junior 2025
KA Tambahan Stasiun Malang Hadir di Januari 2026, Dukung Mobilitas Wisata dan Perjalanan Masyarakat
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News
Pendidikan

Gandeng Industri, UB Bekali Mahasiswa Instrumentasi dengan Praktik Teknologi PLC-HMI

akbar
akbar
October 14, 2026
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Taman Rekreasi Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Selecta Berikan Diskon Tiket hingga 30 Persen
Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ziarah dan Kirim Doa di Makam Mbah Batu
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Kadisparta Kota Batu Apresiasi Diskon 50 Persen JTP Group, Ajak Pelaku Wisata Beri Promo HUT Kota
Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon, Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik Perkuat Komitmen Pengendalian Emisi
Rayakan HUT ke-25 Kota Batu, Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Warga Lokal

Kategori

  • Home
  • Kota Batu
  • Malang Raya
  • Bhayangkara
    • Bhayangkara Batu
    • Bhayangkara Malang
  • TNI
  • Pendidikan
  • Politik
- Advertisement -
Ad imageAd image
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
© Agro Redaksi. by carabellijuliet.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up