Agroredaksi.com-Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Kota Batu menggelar kegiatan Kajian Ramadan yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di masjid lingkungan Pemkot Batu dan dihadiri seluruh pengurus serta anggota DWP.

Mengangkat tema fikih wanita, kajian ini juga dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Faujiyah Nurochman, yang sekaligus bertindak sebagai penasihat DWP Pemkot Batu.Dalam sambutannya, Siti Faujiyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai membawa manfaat besar, khususnya dalam meningkatkan pemahaman keagamaan perempuan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan positif seperti ini, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah. Kajian seperti ini sangat penting untuk menambah wawasan keagamaan, khususnya bagi para perempuan agar dapat menjalankan perannya dalam keluarga dan masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DWP Kota Batu, Ninik Eko Suhartono, menjelaskan bahwa kegiatan kajian Ramadan ini bertujuan memberikan bekal ilmu agama kepada seluruh anggota, khususnya terkait fikih wanita yang menjadi tema utama.
“Tujuan dari kajian Ramadan ini tidak lain untuk memberikan ilmu agama kepada seluruh anggota DWP, khususnya terkait fikih wanita. Harapannya, para anggota dapat memahami dan mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Ninik.
Materi kajian disampaikan oleh narasumber dari Kementerian Agama, Mikyal Adiah, yang juga merupakan anggota DWP. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai aspek penting dalam fikih wanita.
Materi yang disampaikan meliputi pemahaman tentang haid, nifas, dan istihadhah, yang merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang perempuan Muslim. Dijelaskan bahwa nifas adalah darah yang keluar setelah melahirkan, dengan masa maksimal umumnya 40 hari, di mana perempuan tidak diwajibkan melaksanakan salat dan puasa, namun wajib mengganti puasa di kemudian hari.Selain itu, juga dibahas tata cara bersuci setelah masa haid dan nifas, termasuk mandi wajib, serta ketentuan ibadah yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Pemateri juga menekankan pentingnya pemahaman yang benar agar tidak terjadi kesalahan dalam menjalankan ibadah sehari-hari.Kegiatan kajian ini ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial DWP Pemkot Batu di bulan Ramadan.Melalui kegiatan ini, diharapkan para anggota DWP tidak hanya semakin memahami ilmu agama, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama di bulan yang penuh berkah.(Sfl)

