Agroredaksi.com-Kota Batu – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu berencana membangun Bundaran Patih di simpang empat Jalan Panglima Sudirman, tepatnya di pertemuan Jalan Indragiri, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Hasanuddin. Pembangunan tersebut dijadwalkan dimulai pada triwulan kedua tahun 2026 mendatang.
Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menjelaskan bahwa pembangunan bundaran ini memiliki dua tujuan utama, yakni mempercantik wajah kota dan sekaligus menjadi solusi rekayasa lalu lintas di kawasan padat tersebut.

“Bundaran Patih ini bukan hanya untuk memperindah kawasan kota, tetapi juga untuk melancarkan arus kendaraan yang kerap padat terutama saat musim liburan,” jelas Alfi,
Rencana pembangunan Bundaran Patih ini juga akan menghadirkan patung Panglima Besar Jenderal Sudirman setinggi empat hingga lima meter di bagian tengahnya. Patung tersebut dirancang dapat berputar ke segala arah, melambangkan semangat perjuangan Jenderal Sudirman yang melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang arah dan tempat.
Selain membangun bundaran, Pemkot Batu juga akan melanjutkan penataan di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi. Jalan Trunojoyo akan diperlebar di sisi kiri dan kanan, sementara Jalan Indragiri akan dibuat jalur ganda dengan menutup aliran sungai menggunakan block curvet.
Alfi menambahkan, pembangunan ini diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan yang melintas, mengurangi titik kemacetan, serta menciptakan ruang kota yang lebih tertata dan estetis.
“Kami ingin arus kendaraan lebih aman dan lancar, sekaligus menghadirkan ikon baru yang mempercantik wajah Kota Batu,” ujarnya.
Melalui berbagai proyek infrastruktur dan penataan kawasan, Pemerintah Kota Batu terus berupaya memperkuat citra kotanya sebagai destinasi wisata unggulan dengan keindahan alam dan tata ruang yang semakin menarik.(Sfl)

